Sabtu 23 April 2022, 14:40 WIB

Tembok Situs Cagar Budaya Keraton Kartosuro Dijebol, BPCB dan Polisi Turun Tangan

Widjajadi | Nusantara
Tembok Situs Cagar Budaya Keraton Kartosuro Dijebol, BPCB dan Polisi Turun Tangan

MI/Widjajadi
Tembok Situs Cagar Budaya yang dijebol

 

TEMBOK cagar budaya peninggalan Keraton Kartasura di Kabupaten Sukoharjo dijebol seorang warga. Pihak Keraton Kasunanan Surakarta yang merupakan penerus Dinasti Mataram Islam sangat menyesalkan peristiwa perusakan bangunan cagar budaya itu.

"Ini sungguh peristiwa yang luar biasa dan sangat memprihatinkan. Sudah tahu situs cagar budaya, tahu tapi dibuldoser," kata Ketua Lembaga Hukum Keraton Kasunanan KP Eddy Wirabhumi, Jumat (22/4).

Ia bersama Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta GKR Wandansari melihat sendiri tembok cagar budaya yang dirusak itu dan sudah menghubungi petugas Cagar Budaya, agar ada proses penanganan secara hukum.

Keraton Kasunanan sangat berkepentingan dengan kasus perusakan tersebut.

"Seluruh bangunan fisik bekas Keraton Kartosuro itu merupakan situs cagar budaya dan menjadi satu kesatuan dengan situs cagar budaya Keraton Kasunanan. Karena itu, adanya peristiwa ini harus dilaporkan ke polisi. Saatnya kota tegakkan UU Cagar Budaya, jangan biarkan kasusnya tidak berkelanjutan di proses hukum," ungkap Eddy.

Pemkab Sukoharjo sangat menyesalkan perusakan atas tembok yang merupakan bagian dari bangunan peninggalan sejarah, cikal berdiri Keraton Kasunanan Surakarta.

"Ini jelas pelanggaran UU Cagar Budaya No 11 Tahun 2010 tentang Benda Cagar Budaya. Polres Sukoharjo pun sudah melakukan penyelidikan," kata Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Siti Laila kepada wartawan, Jumat (22/4).

Baca juga: Tradisi Malam Selikuran, Keraton Surakarta Gelar 2 Versi Kirab Tumpeng

Ia memastikan bangunan pagar kuno Keraton Kartasura yang dibongkar adalah Benda Cagar Budaya (BCB) yang dilindungi UU. Bangunan situs cagar budaya berusia ratusan tahun itu adalah bangunan yang dilindungi dan tidak boleh diutak-atik.

"Lha ini malah dijebol," ucap Laila.

Tindakan perusakan itu dengan alasan apa pun tidak bisa dibenarkan. Terlebih sudah sejak beberapa waktu lalu, bangunan pagar Keraton Kartasura itu sedang dalam kajian oleh Tim Ahli BCB. Pemkab, sudah sejak 2015 mendaftarkan obyek diduga cagar budaya (ODCB) untuk menjadi BCB, sehingga statusnya dilindungi oleh Undang-undang.

Laila menambahkan pagar bangunan yang dibongkar tersebut panjangnya sekitar 5-6 meter. Menurut informasi, pemilik tanah yang ada di dalam pagar akan membuat bangunan kos-kosan.

"Alasan tembok Keraton Kartasura dijebol untuk akses jalan. Padahal, tanpa harus membongkar pagar itu, sudah ada akses yang lain," tukasnya dengan mimik sedih.

Terkait kasus perusakan itu pihaknya sudah membuat berita acara sekaligus laporan kerusakan untuk disampaikan kepada Bupati Sukoharjo. Sementara Kapolsek Kartasura AKP Mulyanta mengatakan pihaknya telah menghentikan aktivitas di lokasi kejadian dan melakukan kajian. Pihaknya juga melakukan penyelidikan bersama Satreskrim Polres Sukoharjo.(OL-5)

Baca Juga

dok.Ist

PAPDESI Gelar Musyawarah Daerah di Kabupaten Karawang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 08:30 WIB
PERKUMPULAN Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) menggelar kegiatan Musyawarah Daerah bersama ratusan kepala daerah di...
MI/HO

Tanggani Inflasi, Pemkab Mubar Bakal Gelar Pasar Murah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Februari 2023, 07:55 WIB
PEMKAB Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara terus melakukan terobosan dalam penanganan inflasi daerah di awal 2023. Salah satunya ialah...
dok.mi

Mantan Anggota DPRD Manggarai Timur Diduga Cabuli Balita

👤Yohanes Manasye 🕔Kamis 02 Februari 2023, 07:25 WIB
ANAK di bawah usia 5 tahun (Balita) di Kabupaten Manggarai Timur, NTT mengadu kepada orang tuanya telah mengalami pencabulan. Terduga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya