Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RELAWAN pendukung Erick Thohir yang tergabung dalam Sobat Erick kembali melakukan berbagai kegiatan sosial. Kali, Sobat Erick menyambangi Yogyakarta dengan menggelar berbagai kegiatan, Selasa (19/4).
Ketua DPC Kota Yogyakarta Sobat Erick Bagus Suryanto mengatakan kegiatan yang dilakukan ini merupakan upaya dalam membantu masyarakat bangkit setelah pandemi Covid-19 sekaligus memperkenalkan sosok Menteri BUMN Erick Thohir kepada masyarakat agar bisa duduk di bangku kepemimpinan pada pilpres 2024 mendatang.
"Mengawali kegiatannya, Sobat Erick membagikan makanan siap santap untuk sahur kepada warga Kecamatan Jetis. Kegiatan dilanjutkan dengan program Sobat Erick Tilik Sedulur Code di Kali Code, Terban, Gondokusuman," jelas Bagus dalam keterangan yang diterima, Rabu (20/4).
Dikatakan, Sobat Erick Tilik Sedulur adalah program Sobat Erick dimana para relawan melakukan kunjungan kesuatu desa atau kampung untuk membantu masyarakat. "Program sekaligus untuk memperkenalkan Pak Erick sebagai sosok yang tepat untuk menjadi pemimpin di 2024 nanti," jelas Ketua Program DPP Sobat Erick Anton Laksamana.
Selain itu, Sobat Erick mengunjungi kelompok Seni Tari Sekar Arum untuk memberikan bantuan dana. Dikatakan Suryanto, Erick Thohir sangat mendukung kesenian tari seperti Kelompok Tari Sekar Arum ini.
"Kami datang bersilaturahmi serta memberikan bantuan dana sebagai bentuk dukungan untuk kesenian tari khususnya di Yogyakarta ini. Kesenian warisan nenek moyang ini harus dijaga dan dilestarikan dengan baik agar tidak punah," jelas Bagus.
Sobat Erick juga memberikan bantuan kepada pelaku usaha UMKM perajin batik. Arif, pelaku usaha UMKM Bixa Batik Natural Colour di Banguntapan, Kota Yogyakarta, mengaku senang dengan bantuan yang didapat. "Saya berharap Sobat Erick terus membantu pelaku usaha UMKM yang lainnya," jelasnya.
Selain itu, Sobat Erick juga mengujungi rumah Sukma Lintang Cahyani di Purbonegaran untuk memberikan bantuan handphone. Sukma Lintang yang merupakan siswa SMAN 11 Yogyakarta merupakan salah satu siswa berprestasi.
Untuk masyarakat Umbulharjo, Sobat Erick mengadakan program Tebus Murah Sembako. Paket sembako yang berisi beras 2 Kg, minyak goreng 1 ;iter, gula 1 Kg, serta tepung terigu 1 kg 'ditebus' hanya dengan harga Rp20 ribu.n Menutup kegiatan di Yogyakarta, Sobat Erick memborong para pelaku UMKM dagangan pedagang kaki lima penjual takjil dan membagikannya kepada para pengejudi ojek online untuk berbuka puasa. (RO/OL-15)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
Terlebih, hasil survei terkini Median menempatkan elektabilitas Anies dan KDM masuk tiga besar di bawah Prabowo.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved