Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengatasi kemungkinan kemacetan di jalur utama.
Setidaknya ada lima jalur alternatif yang disiapkan. Yakni jalur Ajibarang Lesmana hingga Jatilawang. Jalur ini untuk mengatasi kemacetan di jalur utama Ajibarang atau Jatilawang. Kemudian Lumbir-Ajibarang yang melewati Kedunggede, Dermaji, Paningkaban, Darmakradenan dan Karang bawang di Ajibarang.
"Jalur ini sebagai alternatif jalur utama Ajibarang-Lumbir yang lewat Wangon,�jelas Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Agus Nur Hadie, Rabu (13/4).
Dijelaskan Agus, jalur alternatif lainnya adalah Somagede- Kemranjen untuk mengatasi kemacetan di jalur Banyumas-Buntu. Jalur tersebut melewati simpang empat Pasar Sokawera, Alasmalang hingga simpang empat Pasar Wijahan, Kemranjen.
"Kemudian ada jalur alternatif untuk mengatasi kemacetan di jalur Pekuncen-Ajibarang yakni jalan dari Jatisari, Pekuncen hingga jalan raya Cilongok," katanya.
Dan jalur alternatif kelima adalah Notog- Cilongok, untuk menghindari kemacetan di Patikraja. Jalur tersebut adalah Notog, Karangendep, Jatisaba, Cilongok.
Menurut Agus, pihaknya juga telah memetakan 10 titik rawan kemacetan, baik pada saat arus mudik maupun pada libur Lebaran.
"Untuk yang rawan kemacetan ketika arus mudik adalah simpang tiga SPBU Ajibarang, Pasar Karanglewas, Wangon-Lumbir, perlintasan sebidang KA di Rawalo, simpang tiga Patikraja, simpang tiga Kaliori, ruas Jl Sokaraja dan Sumpiuh-Kemranjen. Sedangkan rawan kemacetan saat libur Lebaran adalah di tempat-tempat wisata," tambahnya. (OL-13)
Baca Juga: Pasar Tradisional Galang Ayu Denpasar Bertransaksi dengan QRIS
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Tingginya angka kunjungan ini mengukuhkan situs warisan budaya sebagai pilihan utama keluarga untuk berekreasi sekaligus mengedukasi diri.
DI tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, menjaga kualitas interaksi dalam keluarga menjadi tantangan tersendiri.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
MOMENTUM libur Idulfitri 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved