Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI booster di Kota Semarang terus digenjot. Ribuan kuota disiapkan di 43 titik pelaksanaan vaksinasi booster dan terlihat antusiasme warga meningkat agar bisa melakukan perjalanan mudik di lebaran esok.
Pemantauan Media Indonesia, Rabu (6/4), warga Kota Semarang berbondong-bondong mendatangi tempat pelaksanaan vaksinasi booster. Sekitar 50% sudah mendaftarkan diri melalui daring dan mengambil kupon serta tidak sedikit yang langsung datang ke tempat suntik vaksin ditentukan.
Setidaknya ada 43 lokasi hari ini untuk pelaksanaan vaksinasi booster di ibu kota Jawa Tengah tersebut. Antusias warga untuk melakukan vaksin ketiga (penguat) ini pun meningkat agar dapat melakukan perjalanan mudik.
"Kalau vaksinasi booster menjadi syarat mudik, sekarang saya sudah tenang," ujar Candra, 50, warga perantauan asal Padang, Sumatra Barat.
Hal serupa diungkapkan Suryati, 43, warga perantauan dari Wonogiri mengaku menjalani vaksinasi booster karena hendak mudik ke kampung halaman jelang lebaran nanti. Ia berharap ketika sampai di rumah, keluarga sudah tidak khawatir terpapar covid-19.
Baca juga: Laju Vaksinasi Booster Meningkat 15 Kali Lipat dalam Tiga Bulan
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, vaksinasi booster terus dikebut, jumlah kuota setiap hari lebih dari 2.000 sasaran sehingga kekhawatiran melonjaknya kasus covid-19 pada saat lebaran bisa diantisipasi dengan banyaknya warga yang telah melakukan vaksinasi booster.
Hingga saat ini, jumlah warga Kota Semarang melakukan suntik vaksin ketiga telah mencapai 48% dari 1.305.077 sasaran, diharapkan mendekati lebaran mendatang sudah hampir semua target dapat tercapai.
"Meskipun puasa Ramadan, vaksinasi booster terus dilakukan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.
Tidak hanya pada siang hari, lanjut Abdul Hakam, vaksinasi penguat tersebut juga dilaksanakan hingga malam hari, sesuai jadwal ada empat titik yang melayani vaksinasi booster hingga malam seperti di Masjid Al Hidayah Ngijo, Pos Polusi Simpang Lima dan Rumah Dinas Wali Kota Semarang.
Sementara itu berdasarkan data, Kota Semarang saat ini berada di level 1 PPKM jumlah kasus covid-19 kembali menurun, pada hari sebelumnya tercatat masih 20 orang dirawat di rumah sakit sekarang turun hingga tersisa 17 orang positif terpapar virus korona.(OL-5)
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
AKTIVITAS perlintasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Nusa Tenggara Timur, mengalami lonjakan signifikan pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengungkap peredaran sabu pada 15 Feb dan 15 Mar 2026, menangkap 2 tersangka serta menyita 7,3 kg sabu dan sejumlah barang bukti.
BBWS Pemali Juana Kementerian Pekerjaan Umum melakukan perawatan sejumlah mesin pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang, Semarang, sebagai upaya pengendalian banjir
Berdasarkan data sementara pada H-7 Lebaran, jumlah kendaraan pemudik dari arah Jakarta yang melintasi gerbang tol tersebut rata-rata sebanyak dua ribu unit kendaraan per jam.
Mobilitas bukan sekadar memindahkan orang dari satu titik ke titik lain. Mobilitas adalah tentang siapa saja yang bisa ikut dalam perjalanan itu.
Di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved