Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH pemerintah menaikan harga pertamax, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung tampak terjadi antrean warga. Pantauan di SPBU Jalan Kampung Padang Sungailiat, antrean kendaraan yang akan mengisi bahan bakar pertalite mengular hingga ke badan jalan.
Begitu pula dengan SPBU yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Sungailiat. Antrean kendaraan mulai dari roda empat hingga roda dua tampak antre mengisi pertalite.
Salah satu konsumen, Supriyadi, mengaku ramainya antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, di SPBU karena banyak konsumen yang hijrah dari pertamax ke pertalite. "Pertamax kan sudah Rp12.550 per liter. Nah karena naik konsumen banyak yang hijrah sehingga SPBU ramai kendaraan," kata Supriyadi, warga Srimenanti Sungailiat, Minggu (3/4).
Dampak dari penaikan harga Pertamax, sejumlah pertashop yang menjual pertamax tampak sepi. Kalau pun ada tidak seramai sebelum harga naik.
"Sepi Pak. Biasanya masyarakat selalu ramai isi pertamax, baik sepeda motor maupun mobil. Namun dengan harga sekarang, mereka beralih ke pertalite," kata Budi, petugas pertashop Jalan Sripemandang Sungailiat.
Konsumen pertamax, Lukman, mengaku terpaksa harus beralih ke pertalite. Dalihnya, harga pertamax yang begitu memberatkan. "Biasanya saya isi sepeda motor dengan pertamax terus, tetapi setelah naik, terpaksa saya beralih, karena harga baru memberatkan," kata Lukman.
Baca juga: Ini Penyebab SPBU di Subang Kehabisan Stok Pertalite
"Di kampung kami ada pertashop. Makanya, sebelum harga naik, saya dan warga lain selalu isi di situ, karena harga pertamax dan pertalite eceran hanya selisi Rp200. Jadi banyak masyarakat di kampung isi pertamax," ujarnya. (OL-14)
Praktisi hukum Febri Diansyah menyoroti tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun terhadap Kerry Riza dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak PT Pertamina.
Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto Riza, menolak tuntutan jaksa 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun.
Komisi VI memberikan apresiasi atas kerja keras Pertamina dalam merespons bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra yang terjadi pada jelang akhir tahun lalu.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, menyoroti agenda transformasi BUMN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR bersama PT Pertamina (Persero).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
PT Pertamina resmi menurunkan harga Pertamax dan sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi lainnya mulai 1 Januari 2026.
PT Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Desember 2025.
Kelangkaan stok bahan bakar minyak (BBM) pertamax series, khususnya pertamax turbo, terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur.
Kajian blending mulai dilakukan sejak 2015 dengan mencampur bensin beroktan rendah RON 88 dengan RON 92 hingga menghasilkan Pertalite dengan RON 90.
DIREKTUR Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan, penggunaan etanol dalam campuran bensin bukanlah hal baru di Indonesia.
Untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM Pertamax atau RON 92 menjadi Rp12.500 per liter dari yang sebelumnya Rp12.100 liter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved