Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan bahwa petugas di lapangan bergerak cepat untuk menangani sejumlah titik panas (hotspot) di Kalimantan Timur.
Tim Manggala Agni, Brigade Karhutla, serta TNI-Polri, disebut segera mengindentifikasi hotspot dan melakukan upaya pemadaman.
"Kalau terjadi firespot segera dilakukan pemadaman," ujar Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Basar Manullang saat dihubungi, Sabtu (2/4).
Baca juga: BMKG Benarkan Ada 8 Titik Panas di Kaltim
Basar tidak menjelaskan jumlah titik panas yang sudah ditangani petugas. Namun, dia menekankan bahwa sudah menjadi tugas tim lapangan untuk merespons segera. "Itu sudah tugas rutin Manggala Agni," imbuhnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun di Kota Balikpapan, mendeteksi adanya 8 titik panas yang tersebar di dua kabupaten wilayah Kalimantan Timur.
Baca juga: Indonesia Tegaskan Penelitian Karhutla Harus Berbasis Data
Penanganan oleh petugas di lapangan sudah terlihat pada berkurangnya hotspot. Jika pada hari sebelumnya terdeteksi 17 hotspot di tiga kabupaten, namun pada Sabtu (2/4) ini hotspot tersebut sudah hilang.
Adapun 8 hotspot yang terpantau hari ini merupakan hotspot baru. Dua kabupaten yang terdeteks hotspot pada hari ini, yaitu Kabupaten Kutai Timur dengan lima hotspot dan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan tiga hotspot.(OL-11)
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Banyaknya titik panas yang selalu terpantu satelit ini disebabkan kondisi cuaca yang begitu panas dan angin kencang.
Kementerian Lingkungan Hidup mengeklaim hotspot di Provinsi Riau, berdasarkan data dari sistem Sipongi (semua satelit), periode 26 Juli 2025 tidak ada dalam kategori tinggi.
BMKG memperingatkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau dan sekitarnya, menyusul puncak musim kemarau awal Agustus.
Penurunan luas karhutla dimulai sejak 2015 seluas 2,6 juta hektare, menjadi 1,6 juta hektar (2019), 1,1 juta hektare (2023), dan 24.154 hektare pada 2024.
Menggunakan smartphone sebagai hotspot untuk berbagi koneksi internet memang sangat praktis, terutama saat Anda tidak memiliki akses Wi-Fi atau ketika sedang dalam perjalanan.
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Berdasarkan pantauan BMKG terdeteksi 206 titik panas akibat karhutla di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved