Kamis 24 Maret 2022, 21:36 WIB

Harimau Mangsa Anak Sapi di Kebun Karet Jambi

Mediaindonesia.com | Nusantara
Harimau Mangsa Anak Sapi di Kebun Karet Jambi

Antara/Wahdi Septiawan.
Ilustrasi.

 

HARIMAU menerkam seekor sapi hingga mati. Peristiwa ini disaksikan pemiliknya berjarak kurang dari 100 meter di kebun karet warga di desa Mekar Sari Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, Kamis (24/3).

Muhammad Annas bersama ayahnya tak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan sapi berusia sembilan bulan miliknya yang terluka robek pada bagian ekornya serta digigit bagian lehernya itu. "Induk sapi berhasil selamat, tetapi anak sapi yang berumur sembilan bulan waktu saya lihat sedang digigit harimau. Bagian belakang sekitaran ekor sapi sudah koyak dengan posisi sudah tergeletak," kata Annas.

Ia menceritakan kronologis kejadian terkaman harimau yang mematikan anak sapi miliknya. Bersama ayahnya, sekitar pukul 06.00 WIB ia pergi ke kebun untuk mengecek ternak sapinya. Namun ia mendapati sapi-sapi miliknya sudah tidak ada di lokasi sekitar kebun karet keluarganya. 

"Saat hendak memeriksa hewan ternak pada pagi itu, sapi yang berjumlah enam ekor sudah berhamburan dari titik lokasi sapi yang diikat," kata M Annas. Ketika sapinya terlihat sudah tidak berada di tempat, ia langsung melakukan pencarian dan beberapa sudah ditemukan. 

Namun di tempat terpisah ada dua sapi yang terpantau salah satunya sedang dimangsa harimau. Ia menyaksikan kejadian itu kurang dari 100 meter. Merasa ada manusia di sekitar itu harimau tersebut langsung kabur berlari menuju arah barat meninggalkan mangsanya yang tergolek tak bernyawa. Ia mengaku telah melaporkan kejadian itu ke pihak aparat desa dan BKSDA di resor daerah itu. 

Beberapa hari sebelumnya, warga di Kecamatan Bajubang melihat tapak kaki binatang belang itu. Pihak BKSDA telah melakukan pelacakan jejak kaki binatang buas itu. "Iya, itu tapak kaki harimau," kata Kepala BKSDA Jambi Resor Batanghari Purba saat dikonfirmasi beberapa hari lalu. Saat itu BKSDA mengimbau kepada warga di Bajubang untuk tidak beraktivitas di kebun sendirian atau harus berdua atau lebih untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Baca juga: Perhutani Tuban Proyeksikan Tanam 2,7 Juta Pohon Di Lahan Kritis

Warga Mekarsari berharap pihak BKSDA bisa segera menemukan solusi untuk membuat masyarakat kembali merasa aman dan nyaman bekerja di kebun. "Saya berharap bisa segera diatasi karena membuat kami takut saat di kebun," kata Annas. (Ant/OL-14)

Baca Juga

MI/ HO

Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah Rumah Ibadah dan Lembaga Pendidikan di Kalbar

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 09:18 WIB
Sekretaris Dewan Pembina PSI itu  berharap sertifikat yang diserahkannya dapat memiliki manfaat bagi banyak orang serta terhindar dari...
MI/Ignas Kunda

Jalan Air Dan Uap Panas Bumi di Pulau Palue

👤Ignas Kunda 🕔Jumat 03 Februari 2023, 09:15 WIB
Aktivitas vulkanisnya dalam perut Bumi membuat gunung itu menghasilkan uap panas bukan mata air walaupun ada hutan belantara di...
MI/HO

Teman Sandi Galang Dukungan di NTB dan Jawa Barat 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 07:24 WIB
Di NTB, Teman Sandi mengawali kegiatan dengan bantuan kemanusiaan untuk lansia. Dalam kegiatan itu, Teman Sandi memberikan bantuan kepada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya