Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Kriminal Umum Polda Jawa Tengah berhasil menangkap pelaku pembunuhan ibu dan anak. Jasad korban yang merupakan warga Yogyakarta itu dibuang dan ditemukan di bawah jembatan tol Semarang-Ungaran Km 425, Budak Payung,
Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Tersangka Dony Christiawan Eko Wahyudi, 31, warga Dusun Sumber Girang, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (18/3), mengenakan tahanan Polda Jateng warna biru tampak tertunduk lesu dan tatap matanya selalu ke bawah saat digiring petugas untuk dipamerkan dalam jumpa pers. Kondisi tersangka jauh berbeda dengan tindakannya yang tega menghabisi dua nyawa yakni seorang tenaga kesehatan (nakes) Sweetha Kusuma Gatra Subardiya, 32, warga Tirtoadi, Mlati Kabupaten Sleman, Yogyakarta, dan anaknya MFA, 5, yang mayat keduanya dilempar dari atas jembatan tol setinggi 50 meter.
"Kasus ini dapat terungkap melalui penyelidikan secara intensif untuk mengungkap dugaan pembunuhan setelah ditemukan dua jasad korban oleh seorang warga yang hendak mencari rumput di bawah jembatan tol tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Djuhandani Rahardjo Puro. Tersangka yang juga seorang nakes di Kota Semarang, lanjut Djuhandani, ditangkap petugas saat akan mengalihkan alibi dengan membuat laporan kehilangan. Namun petugas yang telah mengantongi identitas pelaku dapat membaca situasi hingga kemudian dilakukan penangkapan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ungkap Djuhandani, kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut berawal dari perkenalan tersangka dan korban saat sama-sama menjadi petugas vaksinaasi. Hubungan keduanya berlanjut sejak 2021. Bahkan tersangka melamar korban yang merupakan single parent.
Karena telah percaya dengan tersangka, demikian Djuhandani, korban menitipkan anaknya di rumah tersangka. Namun anak MFA tersebut oleh korban dibunuh dengan cara disiksa, disekap, dan tidak diberi makan hingga akhirnya meninggal dunia. Tersangka kemudian membuang mayat sang ank ke bawah jembatan tol itu.
Sweetha Kusuma Gatra Subardiya mendesak kepada tersangka untuk dipertemukan dengan anaknya. Hal itu membuat tersangka Dony Christiawan Eko Wahyudi kebingungan. Akhirnya ia menyuruh korban ke Semarang dan mereka bertemu di Terminal Sukun, Banyumanik, dan menginap di hotel.
Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Cirebon kembali Naik
Di hotel itulah, ujar Djuhandani, korban dibunuh dengan cara dicekik dan dijerat dengan kerudung. Jasad korban dibungkus sarung dan dimasukkan ke mobil serta dibuang ke tempat ia membuang sang anak. (OL-14)
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Pasar Semawis ini kembali digelar untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Semarang.
Lonjakan harga hingga 100 persen terjadi pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, disusul cabai rawit merah sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp90 ribu per kg.
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 menjelang Tahun Baru Imlek.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
KOTA Semarang dinilai memiliki posisi strategis serta kesiapan teknis untuk menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026.
Warga terpaksa menyeberangi Sungai Beringin dengan rakit swadaya setelah jembatan penghubung ke Kampung Tambaksari ambrol diterjang banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved