Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Seluma, Bengkulu, akan menggelar operasi pasar (OP) minyak goreng pada Kamis (10/3). Pemkab Seluma mengklaim telah menyiapkan tujuh ton. OP minyak goreng ini akan diadakan di pusat Kota Tais, Kabupaten Seluma.
Pelaksana tugas (Plt) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seluma, Gun Ibrori, di Bengkulu, mengatakan, Pemkab akan menggelar OP minyak goreng sebanyak tujuh ton yang diperoleh dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu.
"Telah terjadi kelangkaan minyak goreng di Kabupaten Seluma, sehingga harus digelar operasi pasar minyak goreng," katanya.
Sebelumnya, lanjut dia, Pemkab telah mengirim surat ke Disperindag Provinsi Bengkulu, agar menyiapkan sebanyak tujuh ton minyak goreng kemasan akan dijual saat operasi pasar sehingga Kabupaten Seluma, dapat jatah sebanyak tujuh ton.
Minyak goreng pada OP ini dijual Rp14 ribu per liter sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Setiap orang akan mendapatkan satu liter minyak goreng.
Syarat untuk mendapatkan minyak goreng, masyarakat wajib datang dengan membawa Kartu Tanda Penduduk.
Selanjutnya, pada pekan depan, OP juga akan digelar dalam waktu dekat bekerja sama dengan pihak ritel modern setempat. (MY/OL-10)
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara memerketat pengawasan harga dan menggencarkan operasi pasar menjelang Idulfitri 2026.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved