Jumat 25 Februari 2022, 22:45 WIB

Pelaku Pemanah Wayer Misterius di Manado Terungkap

Voucke Lontaan | Nusantara
Pelaku Pemanah Wayer Misterius di Manado Terungkap

MI/VOUCKE LONTAAN
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Mulyatno saat mengunjungi korban panah salah sasaran di RS Bhayangkara Manado

 


KAPOLDA Sulawesi Utara Inspektur Jenderal Mulyatno menetapi janjinya. Kamis (24/2), ia menyatakan akan segera menangkap pelaku pemanah wayer yang menyebabkan Melisa Pangemanan, 22, warga Kota Manado, menderita luka di pipinya.

Jumat (25/2), Tim Gabungan Reserse Mobil dan Operasional Polresta Manado menangkap tiga pelakunya.

"Terduga pelaku pemanah wayer sudah berhasil ditangkap," tegas Kasat Reskrim Polresta Manado, Komisaris Taufiq Arifin.

Pelaku yang sudah ditangkap ada tiga, semunya pria. Pelaku utama yang melontarkan panah wayer berinisial VK, 20, warga Karombasan Utara, Wanea, Manado, serta dua temannya yaitu FP, 17,  warga Calaca, Wenang, dan RT, 20, warga Karombasan Utara.

Ketiga pelaku ditangkap pada Kamis (24/02) malam, di lokasi berbeda. VK dan FP ditangkap di Pasar Karombasan Manado, sedangkan RT ditangkap di sekitar Bundaran Patung Samrat Manado.

"Barang bukti yang disita berupa satu anak panah wayer dan satu  busur pelontar," tambah Taufiq.

Seperti pengakuan pelaku, tuturnya, motif mereka ialah balas dendam terhadap N, seorang pemuda yang sering nongkrong di sekitar tempat kejadian perkara. "Panah yang mereka lepaskan salah sasaran," ujar Taufiq.

Pada malam kejadian, ketiga pelaku naik dua sepeda motor, datang ke lokasi. Melihat sekelompok orang berkumpul, mereka langsung menembakkan panas. Anak panah itu mengenai wajah bagian kanan korban.

Setelah itu para pelaku melarikan diri. Korban dilarikan teman-temannya ke rumah sakit.

Kejadian itu mengundang Kapolda Mulyatno mendatangi korban yang dirawat di RS Polri Bhayangkara Manado. Selain menyatakan akan membiayai pengobatan korban, Mulyatno juga berjanji akan segera menangkap pelaku.

Sementara ketiga pelaku dikenakan pasal 351 ayat (2) KUHP Jo pasal 55, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (N-2)

Baca Juga

Ist/PLN

PLN Bantu Sediakan Fasilitas Sarana Air Bersih kepada 42 Petani Hutan di Desa Dul

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:28 WIB
Fasilitas sarana air bersih tersebut berlokasi di Bukit Pao dan dimanfaatkan oleh para petani hutan untuk sistem pengairan tanaman dan...
dok.ist

Emak-emak di Jatim Siap Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:05 WIB
SERIBUan Emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Provinsi Jawa Timur mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar...
Dok. Pemprov Babel

Tingkatkan Kualitas SDM, Pelajar Dan Mahasiswa Bangka Belitung Didorong Raih Beasiswa

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:36 WIB
"Pintar secara akademis tidaklah cukup, tapi milikilah karakter yang kuat dengan meningkatkan softskill. Belajarlah di luar apa yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya