Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLDA Sulawesi Utara Inspektur Jenderal Mulyatno menetapi janjinya. Kamis (24/2), ia menyatakan akan segera menangkap pelaku pemanah wayer yang menyebabkan Melisa Pangemanan, 22, warga Kota Manado, menderita luka di pipinya.
Jumat (25/2), Tim Gabungan Reserse Mobil dan Operasional Polresta Manado menangkap tiga pelakunya.
"Terduga pelaku pemanah wayer sudah berhasil ditangkap," tegas Kasat Reskrim Polresta Manado, Komisaris Taufiq Arifin.
Pelaku yang sudah ditangkap ada tiga, semunya pria. Pelaku utama yang melontarkan panah wayer berinisial VK, 20, warga Karombasan Utara, Wanea, Manado, serta dua temannya yaitu FP, 17, warga Calaca, Wenang, dan RT, 20, warga Karombasan Utara.
Ketiga pelaku ditangkap pada Kamis (24/02) malam, di lokasi berbeda. VK dan FP ditangkap di Pasar Karombasan Manado, sedangkan RT ditangkap di sekitar Bundaran Patung Samrat Manado.
"Barang bukti yang disita berupa satu anak panah wayer dan satu busur pelontar," tambah Taufiq.
Seperti pengakuan pelaku, tuturnya, motif mereka ialah balas dendam terhadap N, seorang pemuda yang sering nongkrong di sekitar tempat kejadian perkara. "Panah yang mereka lepaskan salah sasaran," ujar Taufiq.
Pada malam kejadian, ketiga pelaku naik dua sepeda motor, datang ke lokasi. Melihat sekelompok orang berkumpul, mereka langsung menembakkan panas. Anak panah itu mengenai wajah bagian kanan korban.
Setelah itu para pelaku melarikan diri. Korban dilarikan teman-temannya ke rumah sakit.
Kejadian itu mengundang Kapolda Mulyatno mendatangi korban yang dirawat di RS Polri Bhayangkara Manado. Selain menyatakan akan membiayai pengobatan korban, Mulyatno juga berjanji akan segera menangkap pelaku.
Sementara ketiga pelaku dikenakan pasal 351 ayat (2) KUHP Jo pasal 55, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (N-2)
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Mutasi dan rotasi jabatan juga disebut hal dinamis dalam tubuh Polri.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri resmi mengumumkan tujuh nama anggota polisi yang diduga terlibat dalam tragedi penabrakan dan pelindasan pengemudi Ojol Affan Kurniawan.
Kapolri juga akan melantik Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar) Irjen Adi Deriyan Jayamarta.
Landasan meutasi mengacu pada Nomor:ST/1764/VIII/KEP./2025 dan Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani oleh As SDM Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anwar.
Jumlah penumpang di Pelabuhan Tanjung Kalian pada 2025 mengalami peningkatan sebanyak 21.000 atau naik 20% dibandingkan tahun lalu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved