Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Klaten Sri Mulyani menghadiri kegiatan pengobatan gratis dan bakti sosial di Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Klaten, Kamis (24/2). Kegiatan baksos pengobatan grastis itu diadakan bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bawas Waras Klaten dan Puskesmas Pedan.
Bupati meminta warga yang sakit untuk berobat di Puskesmas Pedan dan tanpa pungutan biaya alias gratis. Pun warga yang belum vaksinasi booster agar ikut vaksinasi.
"Untuk vaksinasi booster, silakan nanti diatur jadwalnya. Tenaga kesehatan (nakes) akan disiapkan dari RSUD Bagas Waras Klaten," kata Sri Mulyani.
Kemudian, pemberian sembako juga dilakukan untuk warga yang belum menerima bantuan PKH (program keluarga harapan) atau BPNT (bantuan pangan nontunai).
Dalam kunjungannya di Desa Kaligawe, Sri Mulyani mendapat keluhan warga terkait bau sampah yang ditimbulkan dari TPA Desa Troketon. Warga minta tumpukan sampah digeser ke sebelah barat. Selain itu, dibangun saluran air dan pengaspalan jalan yang melintasi Dukuh Pengkol.
Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Klaten Mencapai 1.790 Orang
Atas keluhan warga tersebut, Sri Mulyani mengatakan untuk penggeseran tumpukan sampah ke arah barat akan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan untuk pembangunan saluran air dan pengaspalan jalan di Dukuh Pengkol akan dilakukan dengan APBD 2022 atau paling lambat APBD 2023.
Sementara itu, Dirut RSUD Bagas Waras Limawan BW mengatakan tidak memasang target kegiatan pengobatan gratis di Desa Kaligawe.
"Kami tidak memasang target warga yang diberikan pelayanan pengobatan. Semua warga yang datang untuk berobat kita layani," ujarnya.
Adapun baksos pemberian sembako 500 paket, menurut Camat Pedan Marjana, diperuntukkan warga dua desa, yakni Desa Kalangan dan Kaligawe.
Camat Marjana maupun Kepala Desa Kaligawe Ari Sutikno menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bupati Klaten Sri Mulyani di Desa Kaligawe.(OL-5)
Pemkot Bandung merekrut sebanyak 1.596 petugas Gaslah yang akan ditempatkan dengan skema satu orang satu RW.
Sangat tidak adil jika warga kelas bawah yang paling terdampak buruknya layanan publik justru menjadi sasaran pendekatan represif.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved