Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Satuan Tugas Pangan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat bersama Dinas Perdagangan setempat menemukan adanya harga jual minyak goreng di kalangan distributor masih melampaui harga eceran tertinggi (HET).
Kepal Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Artanto dikutip melalui keterangan tertulis, Minggu (20/2), menyampaikan alasan distributor masih menjual harga jual di atas HET karena terpatok dengan stok lama dengan harga beli Rp18 ribu.
Baca juga: Kasus Aktif di Kendari Naik Jadi 987
"Jadi soal itu (penjualan stok lama) ada beberapa distributor sudah mengajukan pertimbangan ke pemerintah, namun sampai sekarang belum ada kelanjutan dari pemerintah sehingga masih menjual dengan harga lama," kata Artanto.
Dalam aturan terkini, HET minyak goreng dengan kategori curah telah diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 6/2022, yakni seharga Rp11.500 perliter.
Temuan harga yang berada di atas HET itu pun diketahui dari hasil inspeksi Tim Satgas Pangan NTB yang berada di bawah kendali Bidang Industri, Perdagangan, dan Investasi (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB ke sejumlah distributor minyak goreng.
Selain melihat pergerakan harga jual, tim satgas pangan dari hasil inspeksi juga mencatat stok, mulai dari distributor penghubung antarpulau sampai pada rayon kewilayahan.
"Pada umumnya stok minyak goreng untuk pekan ini masih mencukupi, itu terbukti dari hasil pengecekan stok milik PT Star Lembar (distributor penghubung antarpulau), di sana masih tersedia 500 ton dan sudah didistribusikan ke kabupaten lain, termasuk di Pulau Sumbawa," ujarnya.
Kemudian untuk stok di kalangan distributor rayon kewilayahan, juga demikian. Seperti ketersediaan di CV Lumayan Putra Jaya, salah satu distributor besar minyak goreng di Kota Mataram. Stok di sana tercatat masih menyentuh angka 2.000 liter.
Lokasi lain, di PT Wilmar, ketersediaan sekitar 340 liter, dan PT Panen Raya, 2.000 karton (dus). Ada juga di PT Tunas Jaya Abadi sebanyak 220 dus, namun stok tersebut sudah habis didistribusikan ke tangan pengecer.
Demikian juga ketersediaan minyak goreng kemasan premium atau bermerek di kalangan ritel modern. Tim satgas pangan memperkirakan stok yang ada saat ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam tiga pekan ke depan.
"Jadi stok hingga tiga pekan ke depan relatif aman, hanya butuh pantauan ekstra agar rencana-rencana pengiriman, berjalan lancar," kata Artanto. (Ant/OL-6)
Harga minyak dunia melonjak tajam pada Jumat setelah meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan energi akibat konflik Timur Tengah.
KEPALA Ekonom Josua Pardede menilai penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz berpotensi menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah akibat lonjakan harga minyak
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Indeks saham Asia-Pasifik jatuh di tengah eskalasi perang AS-Israel dengan Iran. Penutupan Selat Hormuz picu kekhawatiran krisis energi global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, ekonomi Indonesia diyakini masih memilki ketahanan meski terjadi eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved