Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA kedelai impor yang masih tinggi mengakibatkan perajin tahu dan tempe di beberapa daerah di Jawa Tengah berteriak, bahkan ajakan mogok berproduksi pun muncul. Pemerintah Kabupaten Blora bersama Kementerian Pertanian berencana akan mengembangkan kedelai lokal.
"Ya saya sudah koordinasi dengan Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian untuk mengembangkan tanaman kedelai lokal di Blora," kata Bupati Blora Arief Rohman kepada Media Indonesia, Jumat (18/2).
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Blora, ucap Arief Rohman, potensi tanaman kedelai di daerah ini cukup besar. Hal ini lantas disampaikan pada Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yuris Tiyanto.
Produksi kedelai di Kabupaten Blora pada tahun 2021 mencapai 5.229,43 ton merupakan hasil panen dari lahan seluas 3 325,5 hektare tersebar di delapan kecamatan yakni Jati 1.478,8 hektare, Randublatung 1.000 hektare, Tunjangan 380 hektare, Japah 192 hektare, Ngawen 207 hektare, Blora 95,8 hektare, Bogorejo 69 hektare dan Kunduran 2,9 hektare.
Dari luas lahan pertanian itu, lanjut Arief Rohman, masih dapat meluas lagi karena potensi lahan cukup besar untuk budidaya kedelai, apalagi diketahui kedelai hasil budidaya di Blora secara kualitas lebih bagus dibanding kedelai impor.
"Ditengah-tengah kondisi harga kedelai impor ini tinggi merupakan peluang dan akan menjadi daya tarik petani," imbuhnya.
Baca juga: Pakar Ungkap Alasan Petani Indonesia Enggan Tanam Kedelai
Jawa Tengah diketahui merupakan penghasil kedelai terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Timur, sehingga dengan pengembangan tanaman kedelai di Blora ini diharapkan akan semakin meningkatkan produksi kedelai ke depan. Jika tahun sebelumnya hanya 110 ribu ton, maka ke depan lebih besar lagi.
Sebelumnya, Ketua Puskopti Jawa Tengah Sutrisno Supriyantoro meminta para perajin tahu tempe di berbagai daerah di provinsi ini untuk melakukan mogok produksi selama tiga hari, hal ini sebagai bentuk protes atas melonjaknya harga kedelai impor yang mencapai Rp11.000 per kilogram.
"Biasanya kenaikan tidak lebih dari Rp10.000 per kilogram, sehingga dengan kenaikan ini cukup menyulitkan para perajin tahu tempe yang terpaksa mengecilkan ukuran produksi," kata Sutrisno.(OL-5)
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey meminta pemerintah agar tidak mempersulit impor bahan baku dan bahan penolong produksi.
CALON wakil presiden nomor urut 3, Mahfud Md menyoroti masih tingginya impor pangan yang dilakukan oleh pemerintah pada Debat Cawapres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Firman mengaku telah membaca dari berbagai literatur dan penelitian produk GMO yang dianggap dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan, lingkungan dan lain-lain.
Salah satu komoditas yang akan terkerek buntut peningkatan nilai Dolar AS adalah kedelai, yang banyak menjadi bahan baku pangan di Indonesia.
Kebakaran kembali terjadi tempat penampungan minyak mentah hasil pengeboran ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
BPBD Blora juga telah menurunkan petugas untuk terus memantau kondisi di dua kecamatan tersebut, terutama saat terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang.
Polisi akan mengundang tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat untuk mengklarifikasi secara terbuka bahwa RF tidak terbukti bersalah.
Lima santriwati Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Quran Al Maa'uun Blora yang hanyut dan tenggelam di Sungai Lusi seluruhnya ditemukan meninggal.
TIGA orang santriwati yang terseret arus sungai Lusi di Kelurahan Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ditemukan tewas akibat tenggelam.
Delapan satriwati hanyut pada Kamis (11/12) pagi di Sungai Lusi, Blora, Jawa Tengah. Tiga selamat, satu ditemukan meninggal, dan empat masih hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved