Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KELANGKAAN minyak goreng yang terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, disusul dengan mahalnya harga kedelai berimbas pada penjual tahu tempe. Mereka terpaksa menaikan harga jualnya.
Bukan hanya itu, ukuran dan potongan tahu juga dipotong lebih kecil, karena harga dari perajin tahu saja setiap loyangnya (nampan) sudah naik menjadi Rp32 ribu yang semula Rp31 ribu.
Seorang penjual tahu Mandra, 56, menuturkan harusnya menjual tahunya Rp500 per bijinya, tapi konsumen jadi berkurang. "Biasanya saya habis sampai 3 loyang, sekarang satu loyang saja kadang nggak habis. Minyak gorengnya langka, kedelainya juga mahal," ujar Mandra, di rumah produksi tahunya, Kamis (17/2).
Perajin tempe di Kelurahan Pasarbatang, Brebes, Nur Arifudin, 43, menuturkan harga kedelai saat ini Rp11 ribu per kilogram. Kenaikan harga kedelai terjadi sejak satu bulan lalu yang awalnya masih di bawah Rp10 ribu per kilogram dan terpaksa harus menaikkan harga tempe.
"Saya jualnya Rp11 ribu per kilo. Sebelum ada kenaikan harga kedelai saya jual tempe Rp10ribu. Jadi saya tidak mengurangi ukurannya," tutur Nur Arifudin di rumah produksi tempenya.
Nur Arifudin mengaku tidak merasa kesulitan mendapatkan bahan baku untuk produksi tempe. Ia membeli bahan baku kedelai di toko, alasannya karena harga di Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti) harganya lebih tinggi ketimbang harga pasaran.
"Saya sudah lama tidak beli di Kopti lagi karena harganya lebih mahal dari harga pasaran. Kalau beli di Kopti tentu saya jual tempenya harus menaikkan harga lagi," tuturnya.
Para pedagang tahu dan tempe di Kabupaten Brebes berharap, harga kedelai di pasaran bisa stabil, sehingga mereka tetap tidak enaikan harga tempe dan tahu. Sebab saat ini banyak pembeli tempe yang terus menanyakan harga tempe mahal.
"Pembeli banyak yang tanya kenapa harganya naik, tidak seperti biasanya,"jelas Nur Arifudin. (OL-13)
Baca Juga: Pengrajin Tahu Sumedang Menjerit Lantaran Harga Kedelai Terus ...
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan harga Minyakita kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan program bantuan pangan tetap melibatkan banyak pihak, mulai dari Komisi IV DPR RI, BPKP, sampai BPK.
Cara menyalakan arang lebih mudah & cepat? Pakai minyak goreng! Tips ampuh bakar arang tanpa ribet, hemat, dan aman. Dijamin langsung nyala! lihat selengkapnya
SEJUMLAH orang kerap menggunakan air fryer untuk memasak makanan. Air fryer merupakan alat memasak yang bekerja dengan menggunakan sirkulasi udara panas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved