Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Ciamis menerima laporan kemunculan macan tutul (Panthera pardus) di Blok Batu Nyenghel, Kampung Cicarulang Leutik, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kemunculan itu dilihat oleh masyarakat yang hendak berburu babi hutan dengan membawa beberapa anjing.
Kepala Bidang KSDA Wilayah III Ciamis, Andi Witria, mengatakan pihaknya menerima laporan kemunculan satwa itu kali pertama diterima oleh Resor XIX Sancang. Laporan itu menyebutkan masyarakat berjumpa dengan macan tutul yang tengah berburu babi hutan.
Aktivitas berburu babi hutan memang sering dilakukan oleh warga di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong. Ini lantaran babi hutan itu menjadi salah satu hama pengganggu lahan pertanian warga.
"Berdasarkan hasil informasi yang didapatkan di sekitar lokasi tersebut terdapat tiga macan tutul. Lokasi penampakan macan tutul itu berada di kawasan hutan produksi terbatas Kelompok Hutan Gunung Pasir Salam dengan tutupan lahan berupa kebun karet dan reuma," katanya, Sabtu (12/2/2022), melalui keterangan resmi diterima Media Indonesia.
Ia mengatakan, kawasan itu sudah ditinggalkan bertahun-tahun. Lokasi tepatnya berada di Blok Batu Nyenghel atau Cicarulang Leutik, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, berjarak 12 kilometer dengan Kawasan Cagar Alam Leuweung Sancang.
Nari hasil pengakuan warga yang melihat macan tutul muncul pada Senin (7/2) bersama rekannya, mereka mendengar suara auman yang sangat keras. "Mendengar suara itu, enam anjing yang dibawa berlari sambil menggonggong dan menuju ke sumber suara. Setelah diikuti, mereka menemukan macan tutul naik ke atas pohon randu menghindari serbuan anjing. Tidak lama kemudian, macan tutul itu kelihatan turun dan pergi ke bawah lembah tertutup oleh semak. Namun anjing tetap menggonggong. Tiba-tiba macan itu kelihatan lagi naik ke atas pohon berbeda dan kedua warga itu akhirnya merekam momen tersebut," ujarnya.
Menurutnya, salah satu anjing yang dibawa warga sempat diterkam macan tutul. Namun, anjing itu berhasil diselamatkan dan akhirnya dua warga pergi meninggalkan tempat itu. Akan tetapi, petugas juga sudah melakukan penghalauan agar macan tutul itu kembali ke habitatnya berada di kawasan Perhutani dan selama ini terus berkoordinasi Perbakin untuk menertibkan kegiatan perburuan di lokasi.
Baca juga: Ansor: Pemadaman Listrik di Wadas Bentuk Tindakan Dzalim
"BKSDA berkoordinasi dengan Perhutani KPH Garut agar kawasan penemuan macan tutul dapat diusulkan menjadi Kawasan Ekosistem Esensial (KEE). Kami juga akan melakukan kegiatan sosialisasi, edukasi dan penyadartahuan kepada masyarakat agar menjaga kelesatarian macan tutul," tuturnya. (OL-14)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Menhut Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia sekaligus memastikan keberlanjutan habitat alaminya
Penertiban gabungan ini menyasar 10 titik pelanggaran di dalam kawasan hutan TWA Mega Mendung dan DAS Batang Anai.
Pelepasliaran juga dapat menambah populasi orangutan di habitat alaminya.
Upaya evakuasi puluhan ekor buaya yang masih ada di dalam kolam pun dipandang perlu segera dilakukan untuk mengantisipasi tak terulang lepasnya kawanan satwa buas dilindungi tersebut.
Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) menerkam seorang warga pada Rabu (4/9) sekitar pukul 13.45 WIB di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Lokasi pelepasliaran merupakan kawasan Hutan Lindung yang berada di bawah pengelolaan KPH III Langsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved