Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung merencanakan pembangunan pusat pemasaran produk UMKM guna memberdayakan pelaku UMKM di daerah itu.
"Jadi memang ada keinginan Pemprov Lampung untuk mengembangkan produk UMKM, melalui pembangunan pusat pemasaran produk UMKM," ujar Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, di Bandarlampung, Senin.
Menurutnya, pembangunan pusat pemasaran produk UMKM itu dilakukan untuk menarik daya beli masyarakat di sekitar Kota Bandarlampung serta wisatawan untuk membeli produk UMKM daerah.
"Kalau UMKM center di Bakauheni Harbour City pangsa pasarnya wisatawan yang melintas, kalau yang di tengah kota ini akan menyasar warga lokal serta wisatawan yang berwisata di sekitar sini," katanya.
Dia melanjutkan perencanaan pembangunan pusat UMKM tersebut untuk pembangunan fisik akan dilakukan bekerja sama dengan stakeholder terkait dan pemerintah daerah bertugas menyediakan lahan.
"Kita bertugas menyediakan lahan untuk pembangunan fisik akan bekerja sama dengan beberapa pihak yang ingin mengembangkan ini," ucapnya.
Melihat prospek pengembangan pusat UMKM yang cukup baik, pihaknya kini tengah menyusun rencana penentuan luas lahan, kapasitas tempat serta jumlah UMKM yang dapat terlibat langsung.
"Karena ini nantinya yang terlibat tidak hanya pemerintah daerah melainkan banyak pihak, maka kita saat ini hitung jumlah UMKM dan kapasitas tempatnya," ujar Kusnardi.
Dia mengatakan pusat UMKM tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan bagi pemasaran produk UMKM berupa souvenir dan beragam produk lainnya, namun akan digunakan sebagai pusat kuliner asli Lampung.
"Kiat buat bangunnya semenarik dan senyaman mungkin. Lalu selain pusat produk UMKM juga akan dibuat jadi pusat kuliner asli Lampung," katanya. (Ant/OL-12)
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Pelajari strategi pengiriman Ramadan agar lebih efisien. Simak tips untuk kelola lonjakan pesanan, kirim paket besar, hingga fitur COD Ongkir.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved