Rabu 02 Februari 2022, 08:42 WIB

Dinkes Kulonprogo Alami Kekosongan Stok 3 Jenis Vaksin

mediaindonesia.com | Nusantara
Dinkes Kulonprogo Alami Kekosongan Stok 3 Jenis Vaksin

AFP/Pedro Pardo
Vaksin AstraZeneca

 

KEPALA bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kulonprogo Rina Nuryati menyatakan ada tiga jenis vaksin yang stoknya kosong sejak beberapa hari terakhir ini. Ketiga jenis itu yakni AstraZeneca, Moderna dan Sinoparm.

Pihaknya pun sudah mengajukan permohonan vaksin covid-19 ke Dinkes DIY. Berdasarkan data Dinkes DIY, vaksin covid-19 jenis AstraZeneca kosong, sedangkan Moderna masa pakai sampai 5 Februari, sehingga Dinkes Kulonprogo sengaja tidak mengambil.

"Kami sudah mengajukan distribusi vaksin yang kosong. Pada pekan-pekan ini vaksin yang kosong akan datang, khususnya vaksin AstraZeneca," ujar Rina.

Ia mengatakan stok vaksin yang masih ada, yakni Sinovac sebanyak 4.996 dosis dan Pfizer sebanyak 2.500 dosis. Saat ini, vaksin booster atau vaksinasi covid-19 menggunakan Pfizer.

"Persediaan vaksin Sinovac dan Pfizer cukup untuk dua pekan ke depan. Untuk sementara, kami menggunakan Pfizer untuk vaksinasi booster, sembari menunggu datangnya vaksin yang lainnya," ungkapnya.

Baca juga: 4.470 Vaksin Astrazeneca di Kulon Progo akan Kedaluwarsa

Lebih lanjut, Rina mengatakan capaian vaksinasi covid-19 penguat non-tenaga kesehatan di Kulonprogo mencapai 2,50% atau 7.858 dari total 303.075 sasaran.

"Capaian vaksinasi booster (penguat) sudah melebihi target yang ditetapkan, yakni Januari sebanyak 5.000 sasaran. Sampai saat ini sudah mencapai 7.858 sasaran," tuturnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan capaian vaksinasi covid-19 dosis pertama di Kulonprogo sudah mencapai 89,3% atau 337.893 dari total 378.177 sasaran. Sedangkan dosis kedua mencapai 78,5% atau 297.053 sasaran.

Capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama mencapai 93,50% atau 33.152 dari total 35.457 sasaran dan dosis kedua mencapai 61,9% atau 21.964 sasaran.

"Kami masih berupaya melakukan penyisiran bagi warga yang belum divaksin dosis pertama. Kami juga berupaya melakukan percepatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun," ujar Baning.(Ant/OL-5)

Baca Juga

Ist/PLN

PLN Bantu Sediakan Fasilitas Sarana Air Bersih kepada 42 Petani Hutan di Desa Dul

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:28 WIB
Fasilitas sarana air bersih tersebut berlokasi di Bukit Pao dan dimanfaatkan oleh para petani hutan untuk sistem pengairan tanaman dan...
dok.ist

Emak-emak di Jatim Siap Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 08:05 WIB
SERIBUan Emak-emak yang tergabung dalam relawan Mak Ganjar Provinsi Jawa Timur mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar...
Dok. Pemprov Babel

Tingkatkan Kualitas SDM, Pelajar Dan Mahasiswa Bangka Belitung Didorong Raih Beasiswa

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 23:36 WIB
"Pintar secara akademis tidaklah cukup, tapi milikilah karakter yang kuat dengan meningkatkan softskill. Belajarlah di luar apa yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya