Senin 31 Januari 2022, 19:35 WIB

Libur Imlek, Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta Meningkat

Ardi Teristi | Nusantara
Libur Imlek, Kunjungan Wisatawan ke Yogyakarta Meningkat

ANTARA
Pantai Parangtritis Yogyakarta

 

KEPALA Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko menyebut,  kunjungan wisatawan mengalami sedikit anomali. Di tengah menunggu kepastian aturan pemerintah terkait wisata, jumlah wisatawan di Kota Yogyakarta meningkat saat libur Imlek. "Ternyata angka wisatawan naik cukup tinggi," terang Wahyu.

Ia memprediksi,  wisatawan akan memadati Kota Yogyakarta dengan okupansi pengunapan sekitar 60 persen. Tingginya wisatawan ke Yogyakarta disebabkan oleh angka Covid-9 di Kota Yogyakarta masih rendah dan terkendali.

Namun, ia meminta para pengelola jasa pariwisata tetap waspada dengan  menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pasalnya, Mendagri telah mengeluarkan instruksi omor 5 tahun 2022 tentang PPKM level 2 yang disematkan di Kota Yogyakarta dan DIY.

"Kami terus menerus menyampaikan hal ini kepada asosiasi dan afiliasi pariwisata di Kota Yogyakarta. Dengan harapan satu visi dalam melihat peraturan dari pemerintah dan segera merealisasikan untuk bisa menekan penyebaran Covid-19 sehingga tidak perlu ada pengetatan lagi seperti 2021," terang Wahyu.

Aturan yang telah disepakati bersama, lanjut dia, diminta ditaati. Wsatawan yang menggunakan bus agar melakukan skrining di Terminal Giwangan. "Apabila ada tamu wisatawan luar kota yang menginap supaya mematuhi aturan yang  berlaku PPKM level 2," kata Wahyu.

Dia menyatakan para pengusaha hotel harus melakukan pemeriksaan terhadap tamu untuk mencegah potensi Covid-19. Misalnya terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi dengan kategori hijau. Wahyu menyampaikan mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 5 tahun 2022 terkait aturan PPKM level 2, di antaranya membatasi kapasitas maksimal 75 persen dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dengan kategori hijau.

"Kepada pengelola objek wisata di Kota Yogyakarta supaya mentaati aturan dengan cara menghindari apabila terjadi kerumunan. Memang ada pembatasan kapasitas, begitu ada kerumunan agar dibubarkan atau dialihkan ke tempat lain," tutup dia. (OL-15)

 

Baca Juga

DOK MI.

Banjir Bengkulu Genangi Ribuan Rumah, Pohon Tumbang Tewaskan Warga

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 14:00 WIB
Banjir berdampak pada 886 rumah warga di Kecamatan Muara Bangkahulu, Selebar, Sungai Serut, Ratu Agung, dan Kampung Melayu di Kota...
DOK MI.

Banjir Tinggi lagi hingga Lima Meter Landa Kota Bengkulu

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 13:34 WIB
Seorang warga Kelurahan Sukamerindu, Aminudin, berharap pemerintah menyalurkan bantuan pangan, air bersih, pakaian, tenda, dan sampan untuk...
Dok. Pemprov Jateng

Aplikasi Jalan Cantik Jateng Sudah Terima 7.190 Aduan, Sebagian Besar Sudah Ditangani

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 13:03 WIB
Hanung mengatakan, sejak awal diluncurkan 28 Juni 2019 lalu tercatat 7.190. Dari aduan itu, 1.253 sedang dalam proses...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya