Jumat 28 Januari 2022, 19:10 WIB

Legislator Apresiasi Kepolisian yang Tangkap Ratusan Perusuh saat Demonstrasi di Mapolda Jabar 

Cahya Mullyana | Nusantara
Legislator Apresiasi Kepolisian yang Tangkap Ratusan Perusuh saat Demonstrasi di Mapolda Jabar 

Dok. Pribadi
Anggota Komisi III DPR RI EVa Yuliana

 

SEBANYAK 725 anggota organisasi masyarakat (ormas) yang menggelar aksi tidak terpuji di depan Polda Jawa Barat hingga menyebabkan kemacetan di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, berhasil diamankan. Itu buntut dari aksi Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang melakukan pembakaran dan perusakan. 

"Saya mengapresiasi kepemimpinan Kepala Polda Jawa Barat Irjen Polisi Suntana yang dengan tegas, terukur dan sigap mampu meredam aksi anarkis pada Kamis (27/1). Langkah itu sangat tepat demi menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat luas," ujar Anggota Komisi III DPR RI asal Fraksi NasDem Eva Yuliana dalam keterangannya, Jumat (28/1). 

Ia mengatakan, aksi anarkis tidak dibenarkan meskipun dengan kacamata kebebasan berekspresi. Sebab penyampaian pendapat selaiknya menggunakan cara-cara yang beradab serta santun. 

Ketertiban juga keamanan, kata dia, merupakan hak seluruh rakyat yang harus dihormati semua pihak. Untuk itu langkah cepat yang dilakukan Polda Jawa Barat meredam aksi anarkis sangat tepat. 

"Sebab ketika aksi ini tidak ditindak secara cepat dapat menimbulkan banyak kerugian dan menyengsarakan rakyat. Seluruh pelaku anarkis harus diberikan efek jera supaya tidak mengulangi perbuatan yang sama," paparnya. 

Ia mengatakan Indonesia merupakan negara hukum sehingga setiap pribadi yang melakukan pelanggaran mesti mempertanggungjawabkannya. 

Baca juga : Warga Diminta Disiplin Prokes, Kasus Covid-19 di Kota Kupang Meningkat

"Kepemimpinannya Pak Suntana harus menjadi contoh. Ia mampu meredam potensi yang dapat membaut keonaran lebih luas tersebut," pungkasnya. 

Sebanyak 725 terduga perusakan telah diamankan Polda Jawa Barat. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo menegaskan, langkah itu guna menjaga kewibawaan kepolisian sebagai institusi negara. 

Ibrahim menyatakan, pihaknya mengamankan sejumlah senjata tajam yang diduga milik para anggota ormas tersebut. Selain itu, kata Ibrahim, pihaknya turut mengamankan 278 kendaraan milik para anggota ormas. Sebanyak 193 di antaranya merupakan kendaraan roda dua dan 85 kendaraan roda empat. 

"Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan enam senjata tajam, namun kendaraan yang diamankan milik para anggota tersebut belum digeledah," katanya. 

Aksi yang dilakukan ratusan anggota ormas itu pun sempat mengalami kericuhan sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka melakukan pelemparan batu hingga mencoba merangsek masuk ke kompleks Polda Jawa Barat. 

Aksi ratusan anggota ormas yang berupaya masuk ke kompleks Polda Jawa Barat diakibatkan konflik antara GMBI dengan LSM NKRI pada akhir November tahun 2021. Polisi juga telah menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam kericuhan dan bentrok antara ormas GMBI dan LSM NKRI di Jalan Interchange, Karawang Barat. (OL-7)

Baca Juga

Dok. BPBPK

Ada 86 Titik Panas, BPBPK Kalteng Rutin Lakukan Patroli Pemadaman Karhutla

👤Surya Siryantoi 🕔Senin 16 Mei 2022, 20:00 WIB
"Kita terus waspada dan melakukan patroli lahan pada yang berpotensi terbakar. Saat ini memang sudah ada karhutla namun masih skala...
Dok. teman Sandi

Asah Kreativitas Warga di Pati, Teman Sandi Gelar Berbagai Lomba dan Donasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 19:20 WIB
Lomba tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa kekompakan dan solidaritas antar sesama. Hasil lomba ini mengambil tiga pemenang untuk...
DOK MI

Status Gunung Merapi Masih Siaga

👤Widhoroso 🕔Senin 16 Mei 2022, 19:17 WIB
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya