Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK pekan ke tiga Januari 2022, harga biji kakao kering dikawasan Provinsi Aceh turun. Hal itu diduga karena permainan pelaku pasar dalam negeri yang menetap harga sepihak demi mendapat keuntungan melimpah.
Kondisi tidak mengembirakan para petani atau pemilik kebun kakao ini diharapkan tidak berlangsung lama. Apalagi ongkos produksi semakin mahal dan harga pupuk melambung tinggi sehingga meningkatkan biaya produksi yang yang harus dikeluarkan petani.
Amatan Media Indonesia, di Kabupaten Bireuen, Aceh Utara dan Kabupaten Pidie, pada Kamis (27/1), harga biji kakao kering panen pada 31 Desember 2021, sebesar Rp 31.000/kg, sekarang turun menjadi Rp29.000/kg. Lalu harga biji kakao kering fermentasi dari sebelumnya Rp33.000/kg, kini menjadi Rp 31.000/kg.
Hussini MY, Pedagang pengumpul biji kakao di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, kepada Media Indonesia mengatakan, turunnya harga biji bahan baku cokekat itu sangat terasa sejak sepuluh hari terakhir. Padahal pada pekan pertama dan pekan ke dua awal tahun 2022, harganya masih berkisar Rp31.000 hingga 33.000/kg.
Husaini, yang juga pengurus Forum Kakao Aceh (FKA) ini menduga, turunnya harga itu karena permainan pasar oleh pengusaha besar. Hal itu kadang terjadi karena persaingan pasar antara sesama pengusaha kelas kakap atau para importir yang memiliki modal besar.
Sebagai perpanjangan lidah para petani kakao, Husaini mengharapkan pemerintah melalui lembaga negara terkait, supaya menjaga kestabilan harga. Antara lain, misalnya mengawasi kondisi perlakuan atau aktivitas perdagangan kakao dalam negeri. Lalu lebih aktif mematau dituasi pasar internasional setiap saat.
"Kalau terbiarkan petani hidup sendiri seperti timbul tenggelam, sangat sulit mereka bangkit. Tanpa perlindungan pasar atau menjamin kestabilan harga tentu petani berpeluang besar petani merugi. Lalu mengundang kekecewaan sehingga bermuara pada krisis kepercayaan terhadap kestabilan pasar. Ujung ujungnya meninggalkan kebun kakao" tambah Husaini MY.
Terkait ini, tokoh petani kakao di Kabupaten Pidie, Zulfikar Yacob, mengatakan harga berbagai jenis pupuk dan saprodi yang melambung saat ini, sudah tidak sesuai dengan pendapatan penjuakan hasil panen. Biaya produksi yang melambung tinggi, sedangkan harga hasil panen rendah.
"Itu tidak seirama antara biaya keluarkan petani dengan harga gabah hasil panen kakao. Dari tahun lalu harga pupuk naik berkisar 80% hingga 100%, sedangkan harga biji kakao masih bertahan tidak meningkat. Bahkan lebih rendah dari harga tahun lalu. Kondisi seperti ini sangat sulit mempertahankan petani jangan gulung tikar," tutur Zulfikar. (OL-13)
Baca Juga: Benih Jagung yang Ditanam Jokowi di Kabupaten Sorong Dipanen
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa.
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved