Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA orang meninggal dunia, satu orang dirawat akibat diduga menghirup gas beracun di lambung kapal tongkang bermuatan kopra milik PT Kurnia Tunggal, yang tengah bersandar di perairan Sungai Batanghari, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Minggu malam.
Korban meninggal bernama Ibrahim (karyawan PT Kurnia Tunggal), dan empat warga Kecamatan Nipah Panjang yakni Chandra, Anton, Anwar dan Wahyu. Sedangkan korban selamat dan masih dirawat atas nama Joko Diki Saputra, karyawan PT Kurnia Tunggal.
Kabid Humas Polda Jambi Komisaris Besar Mulia Prianto, membenarkan peristiwa tersebut. Keenam korban berhasil dievakuasi dari lubang menhol palka (lambung) kapal tongkang selepas magrib Minggu (23/1) malam oleh tim gabungan dari jajaran Dirpolairud Polda Jambi dan Polres Tanjungjabung Timur.
Keenam korban saat dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Nipah Panjang dalam kondisi tidak sadarkan diri. Nanmun nahas, dari pemeriksaan medis, lima dari korban dinyatakan sudah tidak bernyawa. Satu orang korban (Joko Diki Saputra), selamat dan kini masih dirawat di Puskesmas Nipah Panjang.
"Mendapat laporan dari warga, Tim gabungan langsung meluncur ke lokasi kejadian. Menggunakan alat bantu oksigen, tim berhasil mengeluarkan para korban dan membawanya ke puskesmas terdekat. Tim masih melakukan penyelidikan, baik penyebabnya," kata Mulia Prianto.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, korban pertama yang masuk lubang menhol palka kapal tongkang atas nama Ibrahim, sekitar pukul 17.30 WIB. Namun korban tidak kunjung keluar-keluar. Temannya kemudian meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi kapal bersandar.
Beberapa warga pun datang menolong. Empat orang dari warga dan satu karyawan PT Kurnia Tunggal turun ke lubang menhol palka untuk mencari Ibrahim. Nahas, kelimanya pun tidak kunjung keluar. Warga pun melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat. (OL-13)
Baca Juga: Pemkab Klaten Kembali Giatkan Patroli Yustisi Penegakan PPKM
BMKG peringatkan fenomena Godzilla El Nino picu kemarau ekstrem di Jambi mulai Mei 2026. Waspada kekeringan dan karhutla di lahan gambut akibat curah hujan rendah.
Selaras informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2026 di Jambi diperkirakan secara bertahap akan muncul pada bulan April.
Tradisi injak bumi atau turun tanah adalah kebiasaan turun temurun usai salat Idul Fitri untuk mendoakan dan mengenalkan langkah awal bayi.
Sebanyak 13 unit rumah toko di kawasan pasar setempat hangus dilalap api pada Jumat (13/3) dini hari.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
KEPOLISIAN Daerah Jambi berhasil mengagalkan perjalanan ribuan liter minyak solar bersubsidi asal Sumatra Barat.
Satu unit kapal kayu yang digunakan kawanan pemburu objek diduga cagar budaya (ODCB) di alur Sungai Batanghari, dibakar puluhan warga Desa Gedong Karya.
Puluhan wisatawan domestik yang tengah berlibur bersama keluarga di sekitar Jembatan Gentala Arasy, Ancol, Kota Jambi, dihibur oleh kehadiran puluhan perahu hias di Sungai Batanghari.
RATUSAN warga Tembesi, Batanghari, melempari kapal tugboat (kapal tunda) penarik tongkang batu bara yang melintasi kolong Jembatan Tembesi dengan bom molotov
Hampir sebulan wilayah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, dilanda banjir akibat luapan sungai Batanghari. Tak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas sekolah terpaksa masih diliburkan.
Warga Desa Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada Senin (22/1) malam dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya buas.
Tingginya intensitas hujan dan meluapnya air sungai Batanghari, Jambi, berimbas kepada warga yang tinggal di wilayah bantaran sungai. Banjir terus meluas hingga tiga kabupaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved