Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
VAKSINASI Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun saat ini sedang digencarkan oleh pemerintah daerah. Selain untuk membentuk herd immunity anak, vaksinasi ini juga untuk menunjang pembelajaran tatap muka yang saat ini sudah diterapkan di wilayah Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Selatan Lesty Nurainy mengatakan, saat ini progres vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun sudah cukup pesat. Baru dilakukan di awal Januari, saat ini cakupannya sudah 26,8 persen.
"Capaiannya sudah cukup tinggi, padahal belum lama ini baru mulai dilakukan. Ini berkat adanya kerjasama yang baik antara instansi dan pihak terkait, terutama pihak sekolah di 17 kabupaten dan kota di Sumsel," ucap Lesty, Selasa (18/1).
Ia mengatakan, di wilayah Sumsel ada sebanyak 899.622 anak sasaran vaksinasi usia 6-11 tahun. Saat ini sudah dilakukan suntikan vaksinasi dosis satu kepada 241.150 anak.
"Rata-rata dalam satu hari ada 4.000-5.000 anak yang disuntik vaksinasi. Karenanya capaiannya cukup meningkat. Bahkan secara total sekarang sudah mencapai 26,8 persen," jelas Lesty.
Lesty menuturkan untuk mempercepat capaian vaksinasi ini juga, pemerintah telah memberikan stok tambahan vaksin khusus untuk vaksinasi anak di Sumsel. "Kita mendapat 289.200 dosis vaksin untuk anak usia 6-11 tahun. Jenis vaksinnya yakni vaksin CoronaVac," ucap Lesty.
Untuk mendapatkan vaksinasi, para orang tua bisa membawa sang anak untuk melakukan vaksinasi di Puskesmas, rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan lain, hingga pos-pos pelayanan vaksinasi dan sentra vaksinasi.
Namun, Lesty menyarankan lebih baik dilaksanakan di sekolah agar dapat diketahui anak yang sudah divaksin dan yang belum divaksin. "Saat ini masih ada yang tidak setuju anaknya divaksin. Ini butuh upaya bersama untuk menyosialisasikan ke para orangtua bahwa vaksin anak itu penting. Karena anak bisa juga terpapar Covid-19," pungkasnya. (OL-15)
Guru Besar IPB Prof Euis Sunarti menekankan pentingnya pembangunan ramah keluarga sebagai basis kebijakan nasional untuk mengatasi depresi remaja dan kemiskinan.
Psikolog Michelle Brigitta membagikan tips mengatasi post holiday blues pada anak, mulai dari validasi emosi hingga mengatur ulang rutinitas harian.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved