Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR luapan Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan, Jatim, terus meluas hingga mengenangi tujuh kecamatan di wilayah setempat.
Akibatnya jumlah rumah yang terdampat meningkat tajam hingga mengenangi 1.937 rumah yang tersebar di 46 desa pada 7 kecamatan tersebut. Banjir juga merendam prasarana infrastruktur jalan, lahan pertanian dan sawah tambak lebih dari 1.000 Ha.
Ke tujuh kecanatan yang terdampak banjir itu meliputi Deket, Babat, Karanggeneng, Kalitengah, Turi, Karangbinangun, dan Glagah. Pemkab juga telah mendirikan Posko Kesehatan di pada sejumlah titik kecamatan dan memberikan bantuan sembako pada korban yang terdampak. Selain itu juga telah menyiapkan sejumlah bantuan lainnya bagi warga terdampak.
"Jadi Pak Bupati juga memerintahkan kepada seluruh perangkat daerah untuk turun membantu masyarakat terdampak banjir," kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arif Bakhtiar, Senin (17/1) sore.
Pemkab juga telah mendistribusikan bantuan sarana transportasi untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di kawasan terdampak. Yakni, berupa mobil pikap maupun drump truck beserta driver dan bahan bakarnya yang di jadwal tiap hari.
Kendaraan tersebut dikirimkan terlebih dahulu ke Desa Kiringan baru setelahnya diatur oleh Camat dan Kades setempat sebagai sarana bantuan angkutan motor dan warga pulang pergi dari jembatan Desa Kiringan ke Desa Kemlagi.
Ia juga menjelaskan, alat pendukung transportasi tersebut untuk membantu kelancaran mobilisasi masyarakat.
Arif menambahkan bantuan beras sebanyak 8 ton 835 kg ke 29 desa di 5 kecamatan terdampak banjir yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Termasuk juga bantuan pengobatan dengan pendirian 15 posko kesehatan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan pada sejumlah titik kecamatan terdampak.
"Posko kesehatan yang melayani pemeriksaan dan pengobatan masyarakat yang telah beroperasi sejak 14 Desember 2021," ungkap Arif.
Ia mengakui dampak banjir akibat luapan Bengawan Jero ini telah meningkat tajam hingga mengenangi 1.937 unit rumah di 7 kecamatan. Banjir juga telah merendam ruas jalan desa srpanjang 20,3 km, jalan dusun 7,6 km dan jalan PU sepanjang 4,1 km.
Banjir juga mengenangi sejumlah fasilitas umum lainnya dengan ketinggian berkisar antara 20 cm -35 cm. Antara lain, gedung fasilitas pendidikan 37 unit, tempat ibadah 1unit dan fasikitas kesehatan 3 unit. "Kami masih mengkalkulasi kerugian materi akibat bencana ini," pungkasnya.(OL-13)
Baca Juga: Jateng Terima Penghargaan Baznas, Ganjar: Perannya Penting Untuk Pengentasan Kemiskinan
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Sedikitnya 1.206 rumah tergenang dan 2.632 hektar sawah tambak di Lamongan terendam banjir luapan Bengawan Jero, Selasa (6/1).
Menteri Yandri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pemberdayaan desa.
Genangan banjir yang terjadi di ruas jalur Nasional itu dipicu akibat luapan Kali Plalangan, anak sungai Bengawan Solo yang mengalami peningkatan sejak Minggu (21/12) malam.
Penerapan subsidi pupuk bagi petambak ini dijadwalkan akan berlaku serentak di seluruh Indonesia mulai Januari 2026.
Ratusan personel gabungan yang disiagakan diminta memperketat kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan,
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved