Rabu 12 Januari 2022, 10:34 WIB

Banjir Kabupaten Hulu Sungai Tengah Berdampak pada Tiga Kecamatan

 Atalya Puspa | Nusantara
Banjir Kabupaten Hulu Sungai Tengah Berdampak pada Tiga Kecamatan

MI/Koresponden
Ilustrasi banjir yang juga pernah melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel, pada Oktober 2021.

 

BANJIR terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Selasa (11/1), pukul 09.20 waktu setempat atau WITA. Peristiwa ini berdampak pada sejumlah desa di tiga kecamatan. Tidak ada laporan warga mengungsi akibat kejadian ini.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, sekitar 454 KK atau 1.379 Jiwa terdampak banjir di sejumlah desa di tiga kecamatan, yaitu di Kecamatan Batu Benawa, Haruyan dan Barabai. Saat banjir terjadi tinggi muka air berkisar 10 – 45 cm.

"Banjir tidak mengakibatkan terjadinya korban luka-luka atau pun korban jiwa. Selain berdampak pada rumah warga, banjir menggenangi fasilitas ibadah 3 unit dan fasililitas pendidikan 1 unit," kata Abdul dalam keterangan resmi, Rabu (12/1).

Adapun, desa-desa di tiga kecamatan yang terdampak yaitu Desa Aluan Besar dan Paya Besar di Kecamatan Batu Benawa, Desa Haruyan di Kecamatan Haruyan serta Kelurahan Barabai Barat, Barabai Selatan, Barabai Utara dan Barabai Darat di Kecamatan Barabai.

Ia memastikan, petugas gabungan telah melakukan upaya penanganan dan bersiaga di lapangan untuk mengimbau warga tetap waspada dan mengantisipasi potensi banjir susulan.

"BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah menginformasikan pihaknya berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan dalam penanganan banjir tersebut," tambah abdul.

Prakiraan cuaca pada hari ini dan esok (13/1) wilayah tiga kecamatan terdampak masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir. Sementara pada analisis kajian inaRISK, wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 11 kecamatan memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

"Tiga kecamatan terdampak ini termasuk dalam kecamatan dengan potensi bahaya dengan kategori tersebut," ucapnya.

Secara umum, wilayah Kalimantan Selatan berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang pada hari ini, Rabu (12/1). BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga selama puncak musim hujan pada Januari hingga Februari tahun ini.

"Pemerintah daerah dapat melakukan kesiapsiagaan, seperti penyiapan peralatan evakuasi, tempat pengungsian sementara atau pun pemantauan dini prakiraan cuaca," pungkas dia. (Ata/OL-09)

Baca Juga

DOK Pemkab Banyumas

Vaksinasi Covid-19 bagi Anak Usia 6-11 Tahun di Banyumas Capai 95%

👤Lilik Darmawan 🕔Jumat 21 Januari 2022, 15:49 WIB
VAKSINASI Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng)  telah mencapai 95%. Dari sasaran sebanyak 158 ribu...
ANTARA

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Palangka Raya Masih Tinggi

👤Surya Sriyanti 🕔Jumat 21 Januari 2022, 15:45 WIB
PASCAditetapkannya aturan harga minyak goreng dari pemerintah yakni Rp14 ribu per liter, ternyata belum sepenuhnya mengubah harga di...
AFP

Warga Bandung Terpapat Omikron, Pemkot Ambil Langkah Antisipasi

👤Naviandri 🕔Jumat 21 Januari 2022, 15:39 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat melakukan berbagai lengkah menyusul ditemukannya enam warga Kota Bandung positif Covid-19...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya