Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) senantiasa berupaya meningkatkan produktivitas usaha tani, salah satunya adalah mencetak petani milenial.
Bersama International Fund for Agricultural Development (FAD), Kementan menggelar Program Youth Entrepreneurship and Employment Services (YESS).
Program YESS dikelola Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan selaku National Project Management Unit (NPMU akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi SDM dari pedesaan dan jumlah wirausahawan muda pertanian.
Baca juga: Bukan Sentra, Produksi Cabai di Cianjur Cenderung Terbatas
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial. Pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan dan berdampak pada penurunan jumlah pengangguran serta mencegah urbanisasi.
“Menggunakan kreativitas dan inovasinya, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri juga berorientasi ekspor,” katanya.
SMK-PP Negeri Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Program YESS kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek)] bagi wirausahawan pemula bertajuk Basic Training and Advanced Training for Start Up Young Entrepreneurs.
Bimtek digelar bagi wirausahawan pemula bertajuk ´Pelatihan Modernisasi Budi Daya Cabai´ di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel. Diikuti 25 calon dan Penerima Manfaat Program YESS di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Bimtek digelar selama dua hari.
Baca juga: Polres Subang Tanam Cabai di Lahan Kosong
Project Manajer PPIU Kalsel, Angga Tri Aditia Permana, mengatakan kegiatan Bimtek fokus pada petani muda, tujuannya meningkatkan kapasitas petani muda dalam membibitkan tanaman pertanian secara modern.
"Kegiatan Bimtek adalah langkah strategis mendukung pembangunan sektor pertanian di wilayah intervensi Program YESS.
Para peserta diajak memahami dan mengaplikasikan konsep-konsep modern budidaya cabai sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani," katanya.
Angga Tri menambahkan, modernisasi budidaya cabai bukan sebatas inovasi teknologi, juga melibatkan aspek-aspek penting seperti manajemen keuangan dan strategi pemasaran.
Baca juga: Polres Subang Tanam Cabai di Lahan Kosong
"Dengan demikian, Bimtek menjadi tonggak awal bagi petani millenial meraih kesuksesan di dunia pertanian yang semakin dinamis," katanya.
Materi Bimtek sangat relevan dengan kebutuhan petani millenial seperti manajemen literasi keuangan budi daya cabai hingga praktik pengolahan dan pengemasan hasil budi daya cabai.
Semua praktik dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan yang komprehensif.
Dua mentor diundang yakni Aswandi dan Sartinah, peserta mendapatkan materi berupa manajemen literasi keuangan budi daya cabai, pengairan otomatis untuk bud iaya cabai, praktik pembuatan irigasi tetes, strategi pemasaran konvensional dan pemasaran digital dan teori maupun praktik pengolahan dan pengemasan hasil budi daya czbai. (RO/S-4)
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Di bawah kepemimpinan Addin, GP Ansor bahu membahu menggerakkan aktivitas pangan melalui Banser Patriot Ketahanan Pangan.
Kehadiran suplai listrik yang besar dan andal menjadi tulang punggung keberlanjutan operasional kawasan tersebut.
Sebuah program pemberdayaan pesisir berbasis marikultur resmi dimulai di Dukuh Pailus, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Jepara, Jawa Tengah,
Penyuluhan itu didasari adanya limbah ikan yang cukup mengganggu dan belum dimanfaatkan secara optimal di Desa Sungai Buntu.
PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian masyarakat.
Materi yang disampaikan mencakup pemilihan bibit unggul, kesehatan dan pakan ternak, pengelolaan kandang, hingga pencatatan usaha ternak secara profesional.
Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan panen perdana ikan kakap putih dan ikan kerapu yang diproduksi Koperasi Mambo Mina Mekar Sejahtera di kawasan Muaragembong, Kabupaten Bekasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved