Minggu 09 Januari 2022, 22:45 WIB

Pengusaha Baja Liwa Supriyanti Bantu Pembangunan Jembatan Karang Bolong di Sukabumi 

Mediaindonesia.com | Nusantara
Pengusaha Baja Liwa Supriyanti Bantu Pembangunan Jembatan Karang Bolong di Sukabumi 

Dok. Pribadi
Direktur PT GIS Liwa Supriyanti meresmikan Jembatan Karang Bolong

 

KONDISI jembatan Karang Bolong yang sudah lama rusak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi perhatian pengusaha baja Liwa Supriyanti. Lewat perusahannya, PT Gunung Inti Sempurna, Liwa menjadi donatur tunggal pembangunan jembatan baru di atas Sungai Karang Bolong yang menghubungkan dua desa dan dua Kecamatan di Sukabumi, yaitu Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung dan Desa Sukatani, Kecamatan Surade. 

Bantuan berupa material pembangunan Jembatan diberikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sejak April 2021. Adapun material yang diberikan oleh Liwa Supriyanti lewat perusahaannya antara lain seling baja, besi siku, besi UNP12, kawat bronjong, papan alas jembatan besi, hanger bolt, dan klem sling.  

“Dengan material berkualitas tinggi yang kami berikan, diharapkan jembatan ini menjadi kokoh dan bisa menopang aktivitas masyarakat,” kata Liwa yang menjabatr direktur PT GIS dalam keterangannya. 

Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman memberikan apresiasi terhadap bantuan yang diberikan PT GIS dan Liwa Supriyanti. Ia mengungkapkan, kondisi jembatan lama sudah rusak sejak satu tahun. 

Eka menerangkan, jembatan Karang Bolong memang memiliki nilai ekonomi, pariwisata, dan sosial. Jembatan itu penting bagi masyarakat karena digunakan untuk menjual hasil pertanian ke pasar induk yang terletak di Surade.  

Baca juga : Balai Besar TNGGP Lepasliarkan Kukang Jawa

Untuk sektor pariwisata, di situ terdapat destinasi pantai alami dan wisata religi. Selain itu, jembatan dengan panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter itu juga dipergunakan untuk aktivitas sosial dan pendidikan, yaitu dipakai sarana penyeberangan anak-anak untuk pergi mengaji atau ke sekolah.  

“Saat jembatan ini rusak, maka warga termasuk anak-anak harus menyeberang dengan rakit. Kalau pun memilih berputar, mereka harus menempuh jarak yang jauhnya 3-4 kali lipat,” kata Eka. 

Kiprah PT GIS sebagai salah satu perusahaan besar distributor baja nasional untuk perbaikan jembatan Karang Bolong, menurut Eka, sangat diapresiasi oleh masyarakat di sekitarnya. Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan lama yang terbuat dari bambu sudah lapuk dan hampir hancur. Penggantian material dari bambu yang rapuh menjadi baja yang kokoh memberi kesan positif bagi pemakai sarana penghubung itu. 

“Sebelumnya PT GIS juga sudah menyumbang material jembatan bagi perbaikan Jembatan Cibalagung di Kecamatan Cidahu Sukabumi,” ucap Eka. 

Di sisi lain, Liwa juga sedang mendorong penerapan energi terbarukan di industri baja dengan cara menggunakan bahan daur ulang.Ia mendorong penerapan green steel atau baja hijau. (RO/OL-7)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Jaswita Jabar Kembangkan Objek Wisata Baru di Ciwidey

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:40 WIB
Hejo Forest menyajikan wisata alam di Kabupaten...
MI/Ruta Suryana

240 Siswa PAUD dan Orangtua Berkolaborasi Ikuti Lomba Kreativitas

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:38 WIB
Pada acara ini ada 3 kegiatan yang dilombakan. Yakni Lomba Peragaan Busana ke Pura, Lomba Simulasi Berlian, dan Lomba Menyajikan...
DOK MI

Polda NTT Tahan Istri Terdakwa Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak

👤Palce Amalo 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:34 WIB
POLDA Nusa Tenggara Timur (NTT) menahan Irawaty Astana Dewi Ua atau Ira, istri Randy Bajideh, terdakwa kasus pembunuhan ibu dan anak. Ira...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya