Selasa 04 Januari 2022, 09:00 WIB

Gubernur Kalteng Minta Prokes Tetap Dijalankan dan Vaksinasi Dituntaskan

Surya Sriyanti | Nusantara
Gubernur Kalteng Minta Prokes Tetap Dijalankan dan Vaksinasi Dituntaskan

MI/Dok Diskominfosantik Kalteng
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat memberikan arahan untuk tetap menjalankan prokes.

 

GUBERNUR Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengatakan Pemerintah telah memperpanjang status pandemi covid-19 melalui Keppres Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penetapan Status Faktual Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Indonesia. 

Pandemi covid-19, yang merupakan pandemi global  secara faktual masih terjadi dan belum berakhir di Indonesia.

"Untuk itu, saya minta seluruh jajaran Perangkat Daerah untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan menuntaskan pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kalteng," kata Sugianto, Senin (3/1).

Baca juga: Gubernur Kalteng Minta Orangtua Ajak Anak Mau Divaksin

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada 31 Desember 2021 dan 2 Januari 2022, Pemerintah Provinsi Kalteng melakukan vaksinasi massal untuk anak usia 6-11 tahun di halaman Kantor Gubernur Kalteng di Palangka Raya.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan vaksinasi digelar karena antusias masyarakat mengikuti vaksinasi anak usia 6-11 Tahun di Wilayah Kota Palangka Raya sangat tinggi.

"Untuk hari ini, sebetulnya, menyelesaikan yang tidak sempat divaksin pada Jumat lalu (31 Desember 2021)," ucap Suyuti.

Suyuti berharap capaian vaksinasi anak 6-11 tahun di Kalteng mencapai target.

"Vaksinasi ini terus kita laksanakan di sekolah-sekolah bekerja sama dengan Kabupaten/Kota. Kita berharap semua anak-anak usia 6-11 tahun divaksin kecuali jika ada pertimbangan medis," imbuhnya.

Pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini diharapkannya bisa mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) secara langsung sehingga bisa berjalan dengan aman dan terlindungi.

"Harapannya supaya PTM bisa terbuka dengan bagus dan anak-anak bisa bersekolah kembali. Kita menyadari model sekolah yang daring saat ini bisa berdampak besar pada kualitas pendidikan di masa mendatang," ujarnya.

Suyuti meminta harus ada bahu-membahu antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, para pemangku kepentingan pendidikan, orangtua, dan wali murid bersama-sama mempercepat vaksinasi ini sehingga  dimungkinkan PTM kembali bisa normal.

Vaksinasi anak usia 6-11 Tahun di Kalteng ini dilakukan secara bertahap. 

Pada tahap pertama, vaksinasi dilaksanakan di Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70% dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60. 

Kick Off vaksinasi anak usia 6-11 tahun telah dilakukan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, disusul oleh Kabupaten Lamandau, Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Pulang Pisau. (OL-1)

Baca Juga

DOK/SEMEN GRESIK

Gelar Halalbihalal, Dirut Semen Gresik Perkuat Kinerja Manajemen dan Karyawan

👤Haryanto 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:20 WIB
Halalbihalal tahun ini sangat spesial karena manajemen dan karyawan dapat saling bersilaturahmi setelah dua tahun segala interaksi menjadi...
 ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Basabali Wiki Gelar Lomba Menulis Opini Sikap dan Tanggung Jawab Kemanusiaan Akibat Konflik

👤Arnoldus Dhae 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:15 WIB
Kompetisi Wikithon Partisipasi Publik dengan topik Pengungsi ini, terbuka bagi siswa SMP di Bali dan juga masyarakat...
Ist/Pemprov Babel

Babel Berangkatkan Jemaahnya Melalui Embarkasi Antara

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 14:13 WIB
Pemprov Babel berusaha agar pemberangkatan calon jemaah haji asal Babel Tahun 1443 H/2022 M, lebih baik dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya