Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGINYA intensitas curah hujan kurun 2 bulan terakhir di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diwaspadai bisa meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Kondisi tersebut bisa menyebabkan tanaman mengalami gagal panen yang bakal berdampak terhadap fluktuasi harga komoditas di pasaran.
Plt Kepala Seksi Tanaman Sayuran dan Obat-obatan Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Dede Sutisna, mengatakan pada situasi dan kondisi seperti ini diperlukan peningkatan kapasitas dari para petani, khususnya sayuran, agar tak terlalu terdampak. Pasalnya, serangan OPT saat curah hujan tinggi relatif meningkat. "Masalah budi daya, kalau di musim hujan, kendalanya berkaitan dengan serangan OPT," terang Dede, Senin (27/12).
Serangan OPT yang biasanya menyeranf saat curah hujan tinggi yakni hama blas, penggerek batang, dan kresek. OPT tersebut biasanya menyerang bagian-bagian vital tanaman sehingga kondisinya membusuk atau tak bisa dipanen.
"Tapi, kalau masalah untung dan rugi yang dialami petani itu tergantung harga di pasaran. Harga juga dipengaruhi supply and demand. Ketika permintaan tinggi tapi produksi kurang, itu otomatis harga naik. Begitu juga sebaliknya," jelas Dede.
Ia mencontohkan harga komoditas tomat yang sempat turun drastis di kisaran Rp1.500 per kilogram. Kondisi itu karena stok hasil panen yang cukup melimpah, sementara permintaan turun atau stagnan. "Tapi untuk aneka cabai, cabai rawit, cabai keriting, dan cabai merah besar, memang harganya sekarang lumayan tinggi di pasaran," katanya.
Supiah, 51, petani di Kampung Golebag Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah mengaku kekhawatiran serangan hama tak hanya saat musim hujan, tapi juga ketika kemarau tiba. Upaya mengantisipasi potensi serangan hama, kata Supiah, dilakukannya dengan menyemprotkan obat atau pestisida.
"Serangan hama selalu ada saat hujan atau kemarau. Makanya, kalau menjelang panen, saya lebih banyak mengawasi di sawah. Takut ada serangan hama," tutur Supiah. (OL-15)
PUNCAK arus mudik lebaran 2026 di Jalan Raya Nagreg, Jawa Barat, diperkirakan akan terjadi hari ini (19/3).
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
TIGA hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga kebutuhan pokok terutama daging sapi 19 Maret 2026 di Pasar Pamanukan, Subang, Jawa Barat, mengalami kenaikan yakni Rp180 ribu per kilogram.
Keberadaan cosplayer merupakan hak istimewa yang diberikan oleh pemerintah kota yang harus dijaga keberlangsungannya.
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
Bagi mereka, ini bukan sekadar agenda rutin, tapi cara menjaga ingatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
TUMBUHAN air eceng gondok memang seringkali dianggap hama. Anggapan itu tidak sepnuhnya salah, namun bagaimana mengubah enceng gondok bisa menjadi sumber penghasilan dan solusi lingkungan?
Alang-alang terbukti menjadi rumah alami bagi serangga parasit, yakni musuh alami yang mampu menekan populasi hama pengganggu tanaman padi.
Kalau dengar kata serangga, yang terlintas di benak orang biasanya semut, kecoa, atau nyamuk. Padahal serangga memegang peran kunci dalam hampir semua proses ekologi.
Ulat grayak musim gugur (fall armyworm) telah menjadi hama global yang mengancam ketahanan pangan di lebih dari 80 negara.
Selain membawa bakteri penyebab penyakit, kecoa juga memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa, bahkan dalam kondisi ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved