Kamis 02 Desember 2021, 09:19 WIB

Wilayah Konservasi Orangutan di Samboja Ada Penambangan Ilegal, Polisi Diam

Yohanda Naraya | Nusantara
Wilayah Konservasi Orangutan di Samboja Ada Penambangan Ilegal, Polisi Diam

MI/Amiruddin AR
Ilustrasi: Kerusakan hutan akibat penambangan ilegal.

 

HAMPIR dua hektar, wilayah konservasi Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) di Samboja Lestari, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) ditambang secara illegal. Kasus itu sudah dilaporkan ke Polsek setempat, namun hingga kini tidak ada penindakan apapun.

Menejer Program Reintroduksi BOSF, drh Agus Irwanto menyebutkan terduga penambang adalah Koperasi Kalimantan Maju Sejahtera. Penambangan batu bara dilakukan di bagian sisi sebelah selatan Yayasan BOS, masuk dalam Keluarahan Amborawang. Meski memiliki izin, namun Agus menduga koperasi tersebut menambang secara illegal.

"BOSF punya surat lengkap izin kepemilikan tanah seluas 1.800 hektar persegi pada tahun 2004. Jadi kalau mau menambang di kawasan BOSF, berarti ini kan illegal," kata dia, Rabu (2/12).

Kejadian itu lantas dilaporkan ke Polsek Samboja, pada Bulan April 2021 perihal penyerobotan tanah milik yayasan BOS. Polsek bahkan sempat memediasi yayasan BOS dengan pihak terduga. Beberapa saksi ahli, juga didatangkan dalam proses mediasi tersebut. Surat kepemilikan tanah yang sah juga sudah dibuktikan oleh Yayasan BOS, namun  hingga kini belum ada penyelesaian.

"Dari Bulan April sudah dilaporkan, kami sempat dimediasi namun tak ada kelanjutannya lagi. Di bagian selatan, tambangnya itu 1,8 hektar yang ditambang dan kini sudah ditinggalkan. Sekarang mereka datang lagi survey di lokasi sebelahnya yang masih kawasan kami," jelas Agus.

Agus khawatir, dalam waktu dekat akan ada penambangan dan perambahan hutan lagi. Agus berharap kasus tersebut segera diatasi, lantaran hutan Samboja Lestari dibuat untuk  wilayah konservasi orangutan yang dilindungi.

"Ini kan hutan konservasi orangutan, seharusnya dijaga untuk orangutan. Apalagi Samboja Lestari masuk dalam serambi wilayah Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, sebaiknya dijaga bersama dan tidak ditambang secara illegal," harapnya.

Sebagaimana diketahui, wilayah Yayasan BOS diakui sebagai area konservasi orangutan oleh Gubernur Kaltim pada tahun 2001. Dilengkapi surat kepemilikan lahan dan izin konservasi dari pemerintah. Sementara itu, pihak Koperasi Kalimantan Maju Sejahtera belum dapat dikonfirmasi hingga hari ini. (OL-13)

Baca Juga: Danau Toba Bersolek Berupaya jadi Bali Baru

 

Baca Juga

Antara

9 Negara Pamerkan Lukisan di Borobudur

👤Tosiani 🕔Minggu 24 September 2023, 23:02 WIB
Ajang Borobudur International Art Festival (BIAF) 2023 merupakan bagian dari pertukaran budaya...
Antara

Pengelolaan Sampah di Provinsi DI Yogyakarta Akan Terdesentralisasi

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Minggu 24 September 2023, 22:52 WIB
TPA Piyungan yang saat ini digunakan oleh Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta akan...
Istimewa

Lestarikan Seni Budaya, Bupati OKU Timur Buka Festival Sebiduk Sehaluan 2023

👤Andhika Prasetyo 🕔Minggu 24 September 2023, 22:41 WIB
Dalam rangka melestarikan Seni dan Budaya di OKU Timur, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mengadakan Festival Sebiduk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

MI TV

  • Presiden PKS Buka-Bukaan Soal Pasangan Amin

    Berikut petikan wawancara khusus wartawan Media Indonesia Ahmad Punto, Henri Salomo, Akhmad Mustain, dan Rifaldi Putra Irianto di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (21/9/2023).

Selengkapnya

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya