Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Menhan: Jangan Sampai Perairan ASEAN Seperti Somalia

Antara
13/5/2016 21:38
Menhan: Jangan Sampai Perairan ASEAN Seperti Somalia
(ANTARA/Puspa Perwitasari)

MENTERI Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu mendorong negara-negara ASEAN meningkatkan patroli bersama di wilayah perairan agar tidak menjadi wilayah pembajakan seperti di Somalia.

Hal itu disampaikan Menhan di Jakarta, Jumat (13/5), menanggapi pertanyaan wartawan terkait dengan pembajakan kapal yang terjadi di selat Malaka dan perairan ASEAN akhir-akhir ini. "Selat Malaka, laut yang menghubungkan antar negara seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Filipina itu jangan terjadi seperti di Somalia, tempat pembajakan," katanya.

Untuk itu, Ryamizard menyerukan anggota- anggota ASEAN memperkuat patroli bersama di kawasan oleh berbagai negara dan terus mengadakan kerja sama antarnegara di sekitar perairan tersebut.

Pembajakan dan penyanderaan terjadi dalam beberapa bulan terakhir terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Malaka dan perairan yang berbatasan antara Filipina, Indonesia, dan Malaysia. Sejumlah WNI juga turut menjadi korban dalam pembajakan tersebut.

Pada akhir Maret, kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12, dirompak di perairan Tawi-tawi, Filipina Selatan, saat berlayar dari Kalimantan Selatan dengan tujuan Filipina. 10 WNI yang menjadi ABK di kedua kapal tersebut sempat disandera dan akhirnya dibebaskan pada awal Mei.

Selain itu, pembajakan kapal tunda TB Henry dan kapal tongkang Cristi, tatkala kedua kapal dalam perjalanan kembali dari Cebu, Filipina, menuju Tarakan, Kalimantan Utara, pada 15 April lalu. Empat WNI dari kedua kapal tersebut disandera, dan baru dibebaskan pada pekan kedua Mei 2016. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya