Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKLON tropis Paddy di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah (Jateng) bergerak ke arah barat menjauhi wilayah Indonesia. Meski demikian, dampaknya masih dirasakan yakni hujan deras yang potensial terjadi di Jateng selatan.
Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan berdasarkan rilis resmi dari BMKG, siklon tropis Paddy bertekanan 995 hPa dengan kekuatan 40 knot atau 75 km/jam.
"Saat sekarang bergerak ke arah barat dengan kecepatan 5 km/jam menjauhi wilayah Indonesia. Ada dampak hujan sedang hingga deras di Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jateng, DI Yogyakarta, Jawa Timur," kata Rendi pada Selasa (23/11).
Menurut Rendi, khusus di wilayah Jateng selatan ada dua kabupaten yang harus siaga. "Dua kabupaten yang masuk dalam kategori siaga adalah Cilacap dan Banyumas. Di Cilacap ada 23 kecamatan dan di Banyumas ada 16 kecamatan. Ada potensi hujan lebat yang dapaty memicu bencana hidrometeorologi," ujarnya.
Sedangkan dua kabupaten yang lain masuk status waspada ada Purbalingga dan Banjarnegara. Di Purbalingga, ada tiga kecamatan dan Banjarnegara satu kecamatan yang perlu waspada. Hujan deras berpotensi terjadi yang dapat memicu banjir dan longsor. (OL-15)
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
BMKG ungkap potensi hujan lebat akibat aktivitas dua bibit siklon tropis.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved