Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR air laut pasang (rob) masih merendam Kota Pekalongan dan Demak, Jawa Tengah. Warga Pekalongan mulai mengungsi karena rumahnya tidak dapat ditempati dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka dihentikan sementara akibat rob tersebut.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (16/11), belasan warga Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan terpaksa mengungsi di kantor kelurahan setempat, akibat banjir rob melanda daerah itu ribuan rumah terendah banjir dan belasan rumah tidak dapat ditempati.
Ketinggian banjir rob terjadi di Pekalongan capai 30-75 centimeter hingga saat ini masih merendam Kecamatan Pekalongan Utara, Timur dan Barat, bahkan banjir masuk ke dalam rumah hingga di atas lutut orang dewasa. "Kami terpaksa mengungsi di kantor kelurahan karena di dalam rumah banjir sudah di atas tempat tidur," kata Chasanah,39, warga Dusun Clumprit, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan.
Baca juga: Pasar Kahayan masih Kebanjiran Pedagang Pilih Tak Jualan
Bersama belasan warga lainnya, ungkap Chasanah, ia sudah satu hari bertahan di pengungsian, karena air rob tidak kunjung surut menjadikan warga sulit beraktivitas. Meskipun demikian, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiagaan BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yuda mengatakan karena banjir rob masih tinggi dan belum ada tanda-tanda akan surut terpaksa belasan warga dievakuasi ke tempat lebih aman. "Ada 16 warga kita ungsikan dan kemungkinan bisa bertamba," ujarnya.
Selain mengevakuasi belasan warga karena rumah mereka tidak dapat ditempati, lanjut Dimas Arga Yuda, Pemerintah Kota Pekalongan melalui BPBD juga telah mendirikan tenda darurat dan dapur umum dan sekaligus mendistribusikan logistik ke warga, karena rob cukup menyulitkan warga beraktivitas, bahkan beberapa sekolah terpaksa menghentikan PTM akibat jalan dan rumah terendah banjir hingga sulit dilalui.
Banjir air laut pasang atau rob juga masih merendam beberapa wilayah di Kabupaten Demak, bahkan tingginya curah hujan yang terjadi setiap hari menjadi air sulit surut. "Biasanya rob datang pagi siang sudah surut, tapi sekarang berhari-hari banjir tetap merendam," kata Dul Goni, 60, warga Gemulak, Kecamatan Sayung, Demak.
Tidak hanya merendam sawah, tambak, kebun dan perkampungan warga di Kecamatan Sayung, Karangtengah maupun Wedung. Kata Mathukin,55, mantan Kepala Desa Loireng, Demak, banjir rob juga merendam jalan perkampungan
yang sudah ditinggikan satu meter dari sebelumnya. (H-3)
SEORANG supir truk meninggal dunia terlindas kendaraan sendiri setelah memarkirnya di jalan. Kecelakaan beruntut terjadi, Rabu (11/3), di Kabupaten Batang.
Hingga saat ini lebih dari 50 persen dari 2.440 kilometer jalan Provinsi di Jawa Tengah belum memiliki lampu penerangan jalan.
Polda Jateng petakan titik lelah di Tol Pejagan-Semarang dan Semarang-Solo pada Mudik 2026. Simak jadwal puncak arus mudik, balik, dan skema one way di sini.
Arus mudik lebaran melalui jalur laut turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang diperkirakan mulai berlangsung Kamus (12/3), sehingga mulai dibuka posko lebaran.
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Tembok SMPN 182 Jakarta sepanjang 65 meter roboh diduga akibat tanah urukan labil. BPBD DKI memastikan tak ada korban amun drainase sekolah tersumbat total.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam (BPBD) menyatakan dua jembatan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, hanyut terbawa banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved