Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG nelayan di Palu, Sulawesi Tengah, tewas setelah diterkam buaya saat mencari ikan di pantai kota itu. Ahlan La'a, 45, yang merupakan korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak bisa tertolong.
Saat ditemukan terdampar di pinggir Pantai Talise, Kelurahan Mpanau, Kecamatan Palu Utara, Ahlan sudah tidak sadarkan diri. Luka begas gigitan buaya yang diketahui jenis muara itu terlihat di bagian kepala belakang, tangan, perut, dan beberapa bagian badan Ahlan.
Kapolres Palu Ajun Komisaris Besar Bayu Indra Wiguno mengatakan, sebelum kejadian nahas terjadi, Ahlan beserta rekannya Ikdam, Arafiq, dan Ipi memanah ikan di Pantai Talise. Saat itu, lanjutnya, Ikdam dan Ipi sudah naik ke darat dan tertinggal Ahlan bersama Arafiq masih berada di pantai.
"Belum lama kedua temannya itu naik ke darat, Ikdam mendengar teriakan minta tolong dari Arafiq yang menyampaikan bahwa Ahlan diterkam buaya," terang Bayu, Kamis (11/11). Setelah diterkam, Ahlan diseret ke dalam laut.
Ketiga rekannya pun meminta pertolongan ke warga sekitar pantai. Namun hingga beberapa jam mencari dan menunggu, Ahlan belum juga tampak dibawa buaya ke permukaan.
"Sekitar pukul 02.50 Wita dini hari, Ahlan ditemukan oleh warga di muara sungai Tawaeli dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri," ungkap Bayu. Dari penemuan itu, pukul 03.10, Ahlan dibawa ke RS Madani untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Banjir Jember Berangsur Surut, Pengungsi Tinggal 864
Sekitar pukul 03.40, Ahlan dinyatakan telah meninggal dunia oleh petugas medis. "Korban mengalami banyak luka gigitan yang serius sehingga tidak bisa tertolong. Dari pihak keluarga, jenazah Ahlan dibawa pulang ke Desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, untuk dimakamkan," tandas Bayu. (OL-14)
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
Spanduk peringatan dipilih sebagai media edukasi karena dinilai lebih mudah dilihat dan diingat, khususnya oleh anak-anak. Selama ini, larangan secara lisan sering kali tidak diindahkan.
Warga Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar di parit sempit kawasan persawahan pada Senin (22/12).
Seekor buaya berukuran besar menggegerkan warga setelah ditemukan berada di area persawahan di Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Keberadaan seekor buaya muara berukuran raksasa di area persawahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, akhirnya menemukan titik terang
Temukan 9 makhluk purba yang masih hidup hingga kini, dari hiu, buaya, hingga ayam, yang telah berevolusi sejak sebelum manusia ada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved