Kamis 11 November 2021, 14:20 WIB

Banjir Jember Berangsur Surut, Pengungsi Tinggal 864

Atalya Puspa | Nusantara
Banjir Jember Berangsur Surut, Pengungsi Tinggal 864

Antara/Seno.
Warga melintasi banjir di Desa Pondok Joyo, Semboro, Jember, Jawa Timur, Kamis (11/11/2021).

 

BANJIR yang menggenangi tiga kecamatan di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, berangsur-angsur surut. Perkembangan terkini pada Kamis siang (11/11), pukul 11.48 WIB, BPBD memantau ketinggian muka air turun secara perlahan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, kondisi tersebut mendorong sebagian warga yang sempat mengungsi ke Balai Desa Pondok Joyo maupun Desa Sidomulyo memutuskan kembali ke rumah mereka masing-masing. "Sedangkan sejumlah warga berpindah ke rumah kerabat mereka. Pada siang ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat 864 jiwa masih berada di pengungsian," ungkapnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/11).

Ia menyatakan warga yang bertahan maupun yang kembali dari pengungsian disibukkan untuk membersihkan rumah mereka dari sampah yang terbawa banjir. Mendukung pelayanan dasar warga yang mengungsi di balai desa maupun masyarakat terdampak, BPBD telah memberikan bantuan makanan dan distribusi air bersih. Petugas kesehatan tampak memberikan pelayanan kesehatan untuk memastikan kesehatan warganya. Di samping itu, tim gabungan mengoperasikan dapur umum untuk melayani warga yang masih mengungsi.

Sebelumnya diinformasikan banjir melanda sejumlah desa di tiga kecamatan pada wilayah Kabupaten Jember, antara lain Manggisan, Patemon dan Darungan (Kecamatan Tanggul), Desa Pondok Joyo, Pondok Dalem, dan Sidomulyo (Kecamatan Semboro), serta Desa Gelang dan Sumberagung (Kecamatan Sumber Baru).

Kerugian material mencakup bangunan terdampak yang terdiri dari 1.294 rumah, 1 sekolah, dan 1 musala. Banjir juga menyebabkan kerusakan rumah 1 unit dan jembatan 1 unit. Di samping itu, banjir memicu longsoran yang menutup akses jalan ke arah Gunung Gambir sebagai tempat wisata.

Banjir yang terjadi pada Rabu petang (10/11), sekitar pukul 18.00 WIB, menyebabkan tinggi muka air di lokasi terdampak hingga 70 cm. BPBD mencatat 1.294 keluarga terdampak insiden ini dan tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Menyikapi bencana ini, BPBD setempat dibantu berbagai unsur daerah, seperti Tagana, TNI, Polri, RAPI, MDMC, LPBI NU, dan beberapa kelompok relawan serta warga setempat.

Abdul menambahkan, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga. Pada pagi tadi, Kamis (11/11), tiga kecamatan masih terpantau hujan dengan intensitas ringan, sedangkan siang ini cuaca berawan. Pantauan prakiraan cuaca pada esok hari masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan di tiga kecamatan tersebut.

Baca juga: Sebanyak 34 Warga Mengungsi Akibat Banjir Rob di Kepulauan Riau

"Di sisi lain, aparat pemerintah di tingkat desa atau kecamatan dapat menyiapkan tempat evakuasi sementara sejak dini untuk mengantisipasi warga yang mengungsi. Tempat tersebut harus menerapkan protokol kesehatan, khususnya menghadapi potensi penyebaran covid-19 di pengungsian," tutup Abdul. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Gelombang Setinggi 6 Meter Ancam Perairan Selatan Jawa

👤Lilik Darmawan 🕔Minggu 03 Juli 2022, 22:09 WIB
Masyarakat yang mau berwisata di pantai diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi. Begitu juga pengguna jasa kelautan perlu tetap...
Antara

Khofifah Ibadah Haji, Emil Dardak Jabat Plt Gubernur Jatim 

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 21:08 WIB
Selama dirinya menjalani ibadah haji, Khofifah juga meminta seluruh aparat di Pemprov Jawa Timur memastikan pelayanan masyarakat berjalan...
Antara

Menparekraf Ikut Tradisi Potong Rambut Gimbal di Dieng

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 20:33 WIB
Cukur rambut gimbal disebut sebagai warisan budaya tak benda Wonosobo yang sudah ditetapkan pada 2016. Adapun cukur rambut gimbal memiliki...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya