Jumat 05 November 2021, 17:40 WIB

Ratusan Dosis Vaksin Sinovac di Kota Bengkulu Kedaluwarsa

Feri Jaya Saputra | Nusantara
Ratusan Dosis Vaksin Sinovac di Kota Bengkulu Kedaluwarsa

ANTARA/DAVID MUHARMANSYAH
Petugas mendistibusikan vaksin COVID-19 Sinovac di gudang vaksin (cold room) Balai Farmasi Dinas Kesehatan Privinsi Bengkulu di Bengkulu

 

SEBANYAK Sebanyak 500 dosis vaksin jenis Sinovac milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu yang belum sempat terpakai, diketahui telah kedaluwarsa sejak Oktober yang lalu.

Temuan ini didapati Dinkes Kota Bengkulu saat melakukan pengecekan di Unit Pelayanan Terpadu (UPTD) Farmasi Kota Bengkulu. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu dr. Hairul Arifin mengatakan, 500 dosis atau 50 vial vaksin tersebut telah habis masa guna sejak dua bulan terakhir.

“Vaksin yang kedaluwarsa sebanyak 50 vial ini bukan karena lama tidak dipakai di sini, tapi karena pengiriman dari Tiongkok kemarin berproses sehingga memang terlambat sampai di sini, dan sudah mendekati kedaluwarsa sehingga memang tidak bisa kita gunakan,” ungkap Hairul, Jumat (5/11/).

Saat ini pihaknya telah membuat surat pengajuan pengembalian vaksin yang belum sempat disuntikkan kepada masyarakat penerima vaksin tersebut untuk dapat segera dimusnahkan.

“Untuk yang kedaluwarsa ini sudah kita buatkan berita acaranya dan kita laporkan ke Kementerian Kesehatan untuk selanjutnya mungkin akan dilakukan pemusnahan,” kata Hairul.

Baca juga: 4.000 Vaksin Kedaluwarsa Akibat Masyarakat Kudus Enggan Disuntik Astrazeneca

Sementara itu, untuk stok vaksin Covid-19 yang tersedia di Kota Bengkulu saat ini masih dinyatakan cukup aman untuk memenuhi progam vaksinasi hingga bulan Desember mendatang. 

“Cukup aman, total dosis yang masih tersedia di gudang farmasi kita yakni 30.896 dosis vaksin Covid-19. Dan sebagiannya lagi sudah kita bagikan di 34 fasilitas kesehatan dan ini sedang dalam proses pemakaian,” jelasnya.

Dalam waktu dekat Dinkes Kota Bengkulu juga akan menerima kembali stok vaksin Covid- 19 kiriman dari pusat. Vaksin tersebut nantinya akan didistribusikan oleh Dinkes Provinsi Bengkulu ke 9 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Bengkulu. (MGN/A-2)
 

Baca Juga

MI/Jamaah

Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus, Ribuan Warga Berburu Nasi Jangrik

👤Jamaah 🕔Senin 08 Agustus 2022, 12:16 WIB
Nasi jangkrik merupakan nasi yang dibungkus memakai daun jati dengan lauk daging kerbau atau...
MI/Sumaryanto Bronto

Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tarif ke Komodo dan Padar

👤Palce Amalo 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:16 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunda penerapan tarif masuk ke Pulau Padar dan Pulau Komodo sebesar Rp3.750.000 per...
Ist

Turunkan Angka Stunting, Pemkot Tomohon Optimalisasi Peran Nakes

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 07:37 WIB
Prevalensi nagka stunting Kota Tomohon sendiri berada di angka 18,3%. Secara nasional, pemerintah menentukan target prevalensi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya