Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI November, bencana hidrometeorologi yang dipicu curah hujan tinggi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terjadi di 13 titik. Mayoritas bencara terjadi di wilayah selatan yang notabene memiliki karakteristik rawan kebencanaan.
Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo, menyebutkan hasil laporan, dari 13 titik bencana itu, sebanyak 7 titik terjadi pada Senin (1/11). Sedangkan bencana di 6 titik lainnya pada Selasa (2/11).
"Bencana yang terjadi di tujuh titik pada 1 November itu kita prioritaskan karena dikategorikan besar. Kemudian pada 2 November juga kita langsung tangani," jelas Rudi, Kamis (4/11).
Dari 13 titik bencana, kata Rudi, ada yang sudah dilakukan asesmen untuk mengetahui mendata dampak bencana. Namun sebagian lagi masih dalam proses. "Petugas kami langsung turun ke lapangan saat terjadi bencana memasuki awal November ini. Mereka melakukan asesmen dan penanganan," ucapnya.
Beberapa daerah di wilayah selatan yang terjadi bencana diantaranya di Kecamatan Sukanagara, Kecanatan Kadupandak, Kecamatan Campakamulya, dan beberapa wilayah lainnya. Jenis bencananya terdiri dari banjir, tanah longsor, serta pergerakan tanah. "Penanganan bencana dibantu tim dari Dinas PUPR yang menurunkan alat berat untuk membersihkan material tanah longsor," sebutnya.
Dari 13 titik bencana, banjir mendominasi. Lokasinya terjadi di 6 titik.
"Banjir sifatnya tahunan yang diakibatkan curah hujan tinggi serta penyempitan saluran air atau drainase. Jadi, saat debit tinggi, air meluap hingga ke permukiman warga," ucapnya.
Rudi mengaku sudah mengajukan penetapan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor. Namun sampai sekarang masih menunggu SK penetapannya dari Bupati Cianjur.
"Kami juga sedang menyusun tim yang nanti turun ke lapangan seandainya terjadi bencana di beberapa titik. Makanya, pada kondisi cuaca seperti sekarang, penguatan personel harus ditingkatkan," pungkas Rudi. (OL-15)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved