Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ALIRAN Sungai Lano tidak terlalu jernih akibat hujan yang terus menerus mengguyur kawasan Pegunungan Meratus di Kabupaten Tabalong. Namun, sejak kembali dibuka, September 2021 lalu, setelah hampir dua tahun ditutup karena pandemi covid 19, obyek wisata alam air terjun Lano mulai ramai dikunjungi warga.
Keberadaan obyek wisata air terjun Lano, yang dikelola Pokdarwis Nagarawi dan KUPS Maju Bersama sejak 2016 lalu, mampu mendongkrak ekonomi masyarakat desa yang berada di perbatasan antara Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur ini.
"Setiap tahun, rata-rata ada 20 ribu pengunjung ke obyek wisata air terjun Lano ini, dengan penerimaan dari tiket masuk dan parkir mencapai Rp100 juta," ungkap Sekretaris Pokdarwis Nagarawi Jamin Effendy.
Baca juga: Serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk Pelaku Parekraf dan Umum di Raja Ampat
Effendy menjelaskan penghasilan dari pengelolaan obyek wisata, yang berada di dalam kawasan hutan Desa Lano itu, sebagian diperuntukkan membantu pembiayaan berbagai keperluan masyarakat desa.
Karena itu, Effendy dan masyarakat desa berharap pemerintah dan KPH Tabalong dapat membantu pengembangan kawasan obyek wisata ini, tidak hanya wisata tetapi juga hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan agroforestry yang ada di dalam hutan desa seluas 1.005 hektare itu.
Obyek wisata air terjun Lano terletak di Desa Lano, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, sebuah desa terluar Provinsi Kalsel.
Pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa menjadi perhatian utama Pemprov Kalsel, terlebih daerah ini menjadi daerah yang berbatasan langsung dengan Kaltim, ibu kota baru negara.
Di kawasan ini setidaknya ada empat air terjun (riam) dengan air terjun tertinggi mencapai 17 meter dan memiliki tiga tingkatan.
Untuk menjangkau air terjun tertinggi ini pengunjung harus berjalan kaki kurang lebih 30 menit, menyusuri lebatnya hutan desa dan menyeberangi anak sungai hingga belasan kali.
Jarak air terjun Lano tertinggi ini dari gerbang masuk obyek wisata sebenarnya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 600 meter. Salah satu obyek wisata alam andalan Kabupaten Tabalong ini juga berada di ruas trans Kalimantan dan hanya berjarak satu kilometer dari tugu perbatasan antarprovinsi.
Air terjun Lano bersumber dari mata air pegunungan Halat yaitu kawasan pegunungan Meratus yang berbatasan antara wilayah Kalsel dengan Kaltim. Saat kemarau air terjun Lano menjadi sangat jernih dan sangat cocok untuk wisata keluarga maupun para pecinta alam.
Sunari, petugas pendamping Perhutanan Sosial KPH Tabalong, mengatakan pihaknya bersama pengelola wisata telah membangun sejumlah fasilitas penunjang wisata seperti jalan usaha tani, pendopo (balai rakyat), jembatan, juga fasilitas MCK bagi kenyamanan pengunjung.
"Kami juga membangun kios dan stand UMKM bagi warga desa untuk memasarkan produk khas desa kepada pengunjung," tutur Sunari.
Kepala KPH Tabalong, Heryadi, mengatakan kawasan hutan di Kabupaten Tabalong seluas 346 ribu hektar memiliki potensi hasil hutan nonkayu yang cukup besar seperti madu, rotan, damar, buah lokal, sarang walet, serta jasa lingkungan atau wisata.
Selain Air Terjun Lano, di wilayah terluar Kalsel itu juga ada obyek wisata lainnya seperti Riam Kinarum, Bukit Karamoh, Arung Jeram Belantingan, Batu Timbul dan Goa Liang Tapah. (OL-1)
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter BK 117-D3 di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan.
Seluruh jenazah korban Helikopter Tipe BK117-D3 diperkirakan akan tiba di RS Bayangkara Banjarmasin pada Kamis (4/9) malam, untuk diidentifikasi.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Helikopter bernomor seri BK 117-D3 mengalami hilang kontak dengan perkiraan lokasi berada di kawasan hutan Pegunungan Meratus, Senin (1/9), sekitar pukul 12.00 Wita.
Kawasan hutan lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan seluas 119 ribu hektare akan ditetapkan sebagai Taman Nasional Pegunungan Meratus.
MASYARAKAT adat di pegunungan Meratus, Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan penolakan terhadap kebijakan perdagangan karbon yang dikampanyekan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved