Kamis 28 Oktober 2021, 12:49 WIB

Peserta Kuliah Tatap Muka Untidar Gunakan Sipadu dan Screening Aplikasi Peduli Lindungi

Tosiani | Nusantara
Peserta Kuliah Tatap Muka Untidar Gunakan Sipadu dan Screening Aplikasi Peduli Lindungi

MI/Tosiani
Kegiatan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) di Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah.

 

UNIVERSITAS Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah mewajibkan mahasiswa peserta Perkuliahan Tatap Muka (PTM) mengikuti screening dengan aplikasi Peduli Lindungi dan menunjukan status pada Sistem Pembelajaran Terpadu (Sipadu). Uji Coba PTM sudah mulai dilakukan pada 25 Oktober 2021 lalu.

Sipadu adalah sistem pembelajaran yang memuat kegiatan mahasiswa mulai dari awal perkuliahan seperti merencanakan studinya atau KRS, melihat hasil nilai UAS dan IPK-nya, jadwal perkuliahan dan dosen serta masih banyak fitur pendukung lainnya. Setiap mahasiswa bisa mengakses sistem ini dengan menginput Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) atau email student dengan password masing-masing.

''Jika mahasiswa ada jadwal kuliah, maka pada Sipadu tertera keterangan pada kolom hijau. Ada jadwal bimbingan skripsi, tesis atau ujian akhir, maka diperbolehkan masuk ke dalam kampus. Namun jika status Sipadu-nya merah contohnya dengan keterangan 'mahasiswa di bawah semester 5 tidak mengikuti PTM', maka tidak diperbolehkan masuk kampus,'' jelas Rektor Untidar, Mukh Arifin, Kamis (28/10).

Ia menjelaskan, tujuan pemberlakuan ketentuan ini untuk memastikan bahwa mahasiswa yang masuk ke dalam lingkungan kampus adalah mahasiswa yang benar-benar memiliki keperluan tertentu. Dengan demikian, jumlah mahasiswa yang keluar masuk bisa terkontrol dengan baik serta tidak memicu kerumunan.

''Akhirnya setelah sekian lama, kita dapat kembali melaksanakan kuliah offline. Namun, dengan penyesuaian-penyesuaian seperti cuci tangan, memakai hand sanitizer, memakai masker serta menjaga kerumunan. Kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru ini, siapa tahu situasi membaik dan tahun depan kita sudah bisa memulai PTM sseperti sedia kala,'' imbuh Rektor.

Uji coba PTM UNTIDAR dilaksanakan dari 25 Oktober 2021-24 Desember 2021. Mahasiswa yang diberi kesempatan PTM adalah semester 5 (lima), 7 (tujuh), mahasiswa skripsi atau thesis dan mahasiswa inbound PMM (Pertukaran Mahasiswa Merdeka). Sebelum mengikuti PTM mereka wajib mengisi form yang telah diberikan berisi keterangan sehat, izin orangtua, surat pernyataan.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Noor Farid, menambahkan tiga kali pertemuan pertama (pertemuan 10, 11, 12) dilaksanakan pada mahasiswa NPM Gasal selanjutnya tiga kali pertemuan berikutnya (pertemuan 13, 14 dan 15) dilaksanakan mahasiswa NPM Genap. Satu sesi kuliah maksimal 50 menit dan diberi jeda 60 menit untuk sesi berikutnya.

Ketentuan pelaksanaan Uji Coba PTM telah dipublikasikan di laman resmi UNTIDAR pada https://untidar.ac.id. Ia meminta seluruh mahasiswa mematuhi segala ketentuan yang telah dituliskan dalam Surat Edaran yang berlaku.

''Dosen dan Tendik UNTIDAR telah divaksin. Kami juga telah menghimbau mahasiswa UNTIDAR juga segera divaksin agar dapat terbentuk herd imunity (kekebalan kelompok) sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid 19,'' tutup Farid. (TS/OL-10) 

Baca Juga

MI/Bayu Anggoro

Jabar Quick Response Bantu Korban Banjir Bandang di Garut

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 30 November 2021, 23:50 WIB
Tim JQR harus bekerja keras karena jalur menuju lokasi sempat terputus akibat longsoran dan jembatan penghubung desa yang...
MI/Bayu Anggoro

PDIP Diminta Beri Sanksi pada Junimart Girsang

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 30 November 2021, 23:45 WIB
Pemuda Pancasila Jawa Barat menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka dengan mendatangi kantor DPRD Jawa...
Dok. Pribadi

Nadiem Minta Germas BBI Aroma Maluku Tercium Lintas Benua 

👤Mediaindoensia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 23:31 WIB
Dia menjelaskan, berdasarkan catatan pelaut Portugis pada abad 16, Kepulauan Maluku disebut dengan Spice Island. Tenun Maluku juga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya