Selasa 26 Oktober 2021, 12:50 WIB

Izin Turun, UMP Siap Laksanakan Kuliah Tatap Muka

Lilik Darmawan | Nusantara
Izin Turun, UMP Siap Laksanakan Kuliah Tatap Muka

MI/Lilik Darmawan
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggencarkan vaksinasi bagi civitas akademik dan lingkungan sekitar kampus, Selasa (26/10)

 

UNIVERSITAS Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi perguruan tinggi pertama yang mendapat izin penyelanggaraan kuliah tatap muka pertama dari Pemkab Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). UMP bertekad bakal menyelenggarakan dengan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, apalagi mahasiswa yang mengikuti wajib vaksin.

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, setelah PPKM turun menjadi level 2, maka ada pelonggaran-pelonggaran. Salah satunya adalah pelaksanaan tatap muka dalam perkuliahan. "Hari ini, kami memberikan izin kepada UMP untuk menyelenggarakan perkuliahan tatap muka," jelas Sadewo di sela-sela vaksinasi Covid-19 massal yang diselenggarakan oleh Kampus UMP, Selasa (26/10).

Pemkab, jelas Sadewo, meminta kepada UMP untuk menjaga prokes secara ketat. Di sisi lain, UMP juga terus melakukan vaksinasi tidak hanya kepada civitas akademika saja, melainkan juga untuk masyarakat luas. "Hari ini saja, ada 5 ribu dosis vaksin yang disiapkan. Masyarakat yang datang ada sekitar 3.500 orang dengan penjadwalan supaya tidak ada kerumunan. Selain itu, pihak UMP juga jemput bola kepada lansia dan masyarakat di sekitar kampus," katanya.

Di tempat yang sama, Rektor UMP Jebul Suroso mengatakan sampai sekarang civitas akademika UMP yang telah mengikuti vaksinasi sebanyak 80% lebih."Hari ini, pada saat penyelenggaraan vaksinasi, warga UMP yang belum divaksin akan mengikuti. Kami akan memperluas vaksinasi sampai 100%. Sebab, syarat penyelenggaraan kuliah tatap muka adalah sudah vaksin 100%," kata Rektor.

Mahasiswa yang akan mengikuti kuliah tatap muka, syarat wajibnya adalah sudah divaksin. "Meski saat ini sudah mendapatkan izin dari Pemkab Banyumas, tetapi kami tidak langsung 100% mahasiswa masuk. Membutuhkan proses, misalnya pada awal kira-kira ada 20%. Kemudian setelah ujian diharapkan menjadi 50%. Kalau semakin turun kasusnya, kuliah tatap muka bisa diselenggarakan dengan jumlah mahasiswa 100%. Kita akan memantau kondisi terutama situasi akhir tahun," ujarnya.

Dalam pelaksanaan kuliah tatap muka, pihaknya juga sangat ketat dalam menerapkan prokes. "Saat ini yang telah mulai kuliah tatap muka adalah Fakultas Kedokteran. Mereka disatukan dalam asrama. Namun, mereka pasti ada aktivitas lain, misalnya makan di sekitar kampus. Karena itulah, UMP juga mendorong untuk vaksinasi kepada warga sekitar khususnya pada radius 3 km," jelas Rektor. (OL-13)

Baca Juga: Jokowi Minta Kepala Daerah Atur Libur Natal dan Tahun Baru dengan Baik

 

Baca Juga

Antara

Vaksinasi di Purbalingga Capai 62,97 persen

👤Ant 🕔Minggu 28 November 2021, 23:02 WIB
Adapun total vaksinasi bagi lansia 49.070 orang atau telah mencapai 49,62% dari...
MI/Apul Iskandar

Vaksinasi di Simalungun Terus Digencarkan Sebelum Nataru

👤Apul Iskandar 🕔Minggu 28 November 2021, 22:55 WIB
Pelaksanaan vaksinasi tersebut menargetkan capaian 1.000 dosis dengan sasaran lanjut usia, anak sekolah, dan pelajar serta masyarakat...
AFP

Kemenag dan Kemenhaj Arab Saudi Bahas Teknis Umrah

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 28 November 2021, 22:30 WIB
OTORITAS Arab Saudi telah mencabut larangan penerbangan dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya