Selasa 26 Oktober 2021, 10:15 WIB

Pelaku UMKM Geopark Gunung Sewu Ikuti Diklat Pengembangan Usaha

Djoko Sardjono | Nusantara
Pelaku UMKM Geopark Gunung Sewu Ikuti Diklat Pengembangan Usaha

MI/Djoko Sardjono
Produk seni kriya Desa Jarum, Bayat, Klaten, dipamerkan pada pembukaan diklat pelaku UMKM di Pendopo Mojo Arum.

 

PUSAT Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Geominerba bekerja sama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menyelenggarakan pendidikan dan latihan (diklat) pengembangan UMKM di Pendopo Mojo Arum, Desa Jarum, Klaten.

Diklat pengembangan UMKM, yang bertajuk Dekranas Goes to Geopark, dilaksanakan selama lima hari mulai 25 Oktober 2021. Kegiatan itu diikuti 65 UMKM seni kriya dari sejumlah desa di sekitar Geopark Gunung Sewu.

Dalam pelaksanaan diklat tersebut, peserta akan memperoleh pelatihan pemanfaatan sumber daya alam yang tumbuh di sekitar lokasi UNESCO Global Geopark Gunung Sewu Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Klaten.

Baca juga: Pertanian Kabupaten Cirebon Butuh Intervensi Pemerintah Pusat

Kepala PPSDM Geominerba, Bambang Utoro, mengatakan penyelenggaraan diklat di Pendopo Mojo Arum, adalah untuk membangkitkan kembali perekonomian pelaku UMKM di tengah pandemi covid-19.

"Penyelenggaraan diklat ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah pelaku UMKM yang terdampak pandemi. Jadi, kami hadir ini untuk membangkitkan mereka agar kembali bergairah usaha," katanya.

Terkait materi diklat, menurut Bambang Utoro, selain proses pewarnaan alami tradisional dan modern, peserta juga diberikan pembekalan mengenai pemasaran dan pengemasan produk agar diterima pasar.

"Harapannya hasil seni kriya UMKM di daerah Geopark Gunung Sewu diekspor. Untuk itu, kami menggandeng Dekranas. Karena, mereka bisa memfasilitasi produk kerajinan ini go internasional," tandasnya.

Hal senada dikemukakan Endang Budi Karya Sumadi, Ketua Bidang Usaha Baru Dekranas. Menurutnya, kerja sama penyelenggaraan diklat ini untuk pengembangan UMKM di kawasan geopark Gunung Sewu.

Selain untuk membangkitkan ekonomi pelaku UMKM, diklat ini juga untuk menyiapkan regenerasi perajin yang unggul dalam menggali dan melestarikan, serta mengembangkan warisan tradisi dan budaya bangsa.

"Melalui diklat ini harapannya bisa membangkitkan dan mengembangkan pelaku UMKM di kawasan geopark. Sehingga, produknya lebih variatif, berkualitas, dan mampu memperluas pasar secara online," ujarnya.

Bupati Klaten Sri Mulyani, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Ronny Roekmito, mengatakan penyelenggaraan diklat itu menjadi bukti bahwa pemerintah komitmen dalam mengembangkan UMKM.

"Saya berharap melalui diklat ini, dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, serta membuka peluang fasilitasi kemitraan, promosi, dan peningkatan kepercayaan diri dalam menjalankan usaha," imbuhnya.

Pembukaan diklat pengembangan UMKM di Pendopo Mojo Arum, Desa Jarum, Senin (25/10), ditandai dengan pemukulan gejog lesung oleh Wakil Ketua Harian 2 Dekranas Nanny Hadi Tjahjanto. (OL-1)

Baca Juga

MI/Bayu Anggoro

Jabar Quick Response Bantu Korban Banjir Bandang di Garut

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 30 November 2021, 23:50 WIB
Tim JQR harus bekerja keras karena jalur menuju lokasi sempat terputus akibat longsoran dan jembatan penghubung desa yang...
MI/Bayu Anggoro

PDIP Diminta Beri Sanksi pada Junimart Girsang

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 30 November 2021, 23:45 WIB
Pemuda Pancasila Jawa Barat menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka dengan mendatangi kantor DPRD Jawa...
Dok. Pribadi

Nadiem Minta Germas BBI Aroma Maluku Tercium Lintas Benua 

👤Mediaindoensia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 23:31 WIB
Dia menjelaskan, berdasarkan catatan pelaut Portugis pada abad 16, Kepulauan Maluku disebut dengan Spice Island. Tenun Maluku juga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya