Kamis 21 Oktober 2021, 18:46 WIB

Polda Sumsel Ungkap Kasus Pupuk Ilegal

Dwi Apriani | Nusantara
Polda Sumsel Ungkap Kasus Pupuk Ilegal

MI/Dwi Apriani
Polda Sumsel ungkap kasus pupuk ilegal.

 

KEPOLISIAN Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) berhasil menyita 659 zak kemasan 50 kilogram pupuk dolomite merek ADS yang diduga tidak memiliki izin edar dan terdaftar di Kementerian Pertanian. Polisi saat telah menahan satu orang terkait kasus ini.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Barly Ramadhany mengatakan terungkapnya hal ini berkat infomasi dari masyarakat. "Terungkapnya kasus ini berkat infomasi dari masyarakat sehingga anggota kita bergerak cepat, Selain mengamankan barang bukti, anggota juga menangkap pelaku SS atas kepemilikan barang ini," ujarnya, Kamis (21/10).

Pengungkapan kasus ini sendiri dan penangkapan pelaku terjadi pada 28 September 2021 sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Sabar Jaya, Simpang Inpres Kampung 2, Kecamatan Banyuasin. "Kasus ini akan kita kembangkan agar bisa mencegah beredarnya di masyarakat, sehingga masyarakat akan aman dari peredaran barang yang tidak terdaftar seperti ini," ungkapnya.

Atas ulahnya pelaku melanggar pasal 122 Jo pasal 73 Undang-undang RI nomor 22 tahun 2019 tentang sistem budi daya pertanian berkelanjutan dan pasal 62 ayat (1) Jo pasal 8 ayat (1) huruf a undang-undang RI nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman penjara paling lama enam tahun. (DW)

Baca Juga

Ist

Baznas Bangun Pos Kesehatan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 15:06 WIB
Baznas juga telah terlebih dahulu mengirimkan tim tanggap bencana dari Baznas Kabupaten Lumajang, yang menjadi titik terdekat...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Dampak Erupsi Semeru, 79 Gardu Listrik Masih Padam

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:40 WIB
Ada 79 gardu listrik dengan 22.826 pelanggan yang terdampak padam pascaerupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu...
MI/Djoko Sardjono

Dewan Kesenian Klaten Gelar Pentas Virtual Drama Komedi

👤Djoko Sardjono 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:15 WIB
Dewan Kesenian Klaten mengembangkan enam bidang seni yang terdiri dari 14 komite, antara lain komite seni pedalangan, ketoprak,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya