Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyiapkan dua
opsi penganggaran, guna mengurus infrastruktur jalan di wilayah itu. Saat ini, 63% dari total panjang jalan di daerah ini dalam kondisi rusak total dan rusak sedang.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp260 Miliar. Sebanyak Rp225
miliar di antanya berasal dari Pinjaman Daerah Pemulihan ekonomi nasional (PEN) serta dana bencana alam senilai Rp35 miliar yang berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, Selasa (19/10) memastikan, semua
dokumen pengajuan pinjaman daerah PEN sudah lengkap dan tinggal menunggu waktu penandatanganan dokumen pinjaman bersama PT SMI.
Dana pinjaman senilai Rp225 miliar, lanjutnya, akan digunakan untuk
peningkatan infrastruktur khususnya ruas jalan yang menghubungkan pusat-pusat kecamatan ke ibu kota Lembata.
Sementara, ruas jalan jalur tengah Lembata, segmen Bakalerek-Uruor akan
dikerjakan dengan menggunakan dana bencana alam senilai Rp35 miliar
dari BNPB. Jalur tengah adalah ruas jalan yang melewati kantong produksi pertanian. Anggaran besar dibutuhkan untuk wilayah itu karena topografi wilayah yang sulit.
"Ruas jalan Bakelerek-Uruor kita tidak intervensi dengan pinjaman. Kita
intervensi dengan dana bencana dari BNPB, ada Rp35 miliar," tambah Bupati Langoday.
Dia mengaku sudah memantau kondisi ruas jalan Waikomo-Belang-Belame hingga kampung Boto, Kecamatan Nagawutung. Ruas jalan ini yang juga jadi salah satu prioritas dalam penggunaan dana pinjaman daerah.
Ruas lain ialah jalan Boto Puor yang akan dikerjakan menggunakan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lembata.
Terpisah, Ketua DPRD Lembata Petrus Gero mengaku mendukung pemerintah daerah mengajukan pinjaman senilai Rp225 miliar. Ini bukan pinjaman daerah reguler melainkan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang memiliki regulasi dan perlakuan khusus.
"Pengajuan pinjaman sudah dilakukan sejak almarhum Bupati Eliaser Yentji Sunur. Awal bulan kemarin kita dapat kepastian pinjaman tapi harus lewat beberapa tahapan termasuk rapat koordinasi teknis di Jakarta," lanjutnya.
Pemkab :embata, anggota Badan Anggaran dan perwakilan fraksi DPRD Lembata sudah melakukan rapat koordinasi di Jakarta dengan pemberi pinjaman yakni PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Menurut dia, saat itu, pemerintah diminta untuk memperbaiki sejumlah dokumen teknis pengajuan pinjaman. Gero memastikan, 95% pengajuan pinjaman ini sudah bisa disetujui.
DPRD Lembata memberi dukungan pengajuan pinjaman ini juga karena
pemerintah akan memanfaatkannya untuk peningkatan kualitas jalan di Kabupaten Lembata.
"Kalau jalan bagus akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di
Lembata. Jadi kita minta pemda segera selesaikan dokumen yang perlu
sehingga MoU pemda dan PT SMI bisa dilakukan dan tahap pertama pinjaman
bisa cair tahun ini," paparnya. (N-2)
Pertumbuhan infrastruktur yang pesat, ditambah dengan ekspansi kawasan industri, semakin mempertegas prospek Cibarusah sebagai pusat investasi yang menjanjikan.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
KPK mengagendakan ulang pemeriksaan mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 2-6 Maret 2026 terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.
Permintaan terhadap rumah berkonsep premium di wilayah penyangga Jakarta terus meningkat, terutama di kawasan dengan akses dan infrastruktur yang berkembang pesat.
Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta menggelar seminar nasional bertajuk Beyond Construction in Indonesia (Operation and Maintaining Infrastructure in Ibu Kota Nusantara).
Pada tahun kedua kini fokus utama adalah memperluas dampak pembangunan melalui tiga pilar kebijakan
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved