Senin 18 Oktober 2021, 12:08 WIB

Sungai Meluap, 140 Rumah Terdampak Banjir di Ogan Komering Ulu

Atalya Puspa | Nusantara
Sungai Meluap, 140 Rumah Terdampak Banjir di Ogan Komering Ulu

MI/Dwi Apriani
Ilustrasi banjir di Sumsel

 

HUJAN dengan intensitas tinggi di wilayah hulu memicu terjadinya luapan di Sungai Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, Minggu (17/10). Akibatnya, kurang lebih 140 rumah terendam banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 50-150 sentimeter.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Komering Ulu mencatat selain 140 rumah, banjir juga mengakibatkan 2 jembatan gantung rusak berat, 2 gedung balai desa, 1 gedung sekolah dan 1 tempat ibadah terendam banjir.

Di samping itu, banjir juga berdampak pada 520 jiwa dan memaksa 110 jiwa mengungsi.

"Hasil pengamatan sementara dari lapangan, banjir telah berdampak di tiga desa yang meliputi Desa Lubuk Tupak, Desa Muara Saeh, Desa Lontar di Kecamatan Muara Jaya," kata Abdul dalam keterangan resmi, Senin (18/10).

Selain itu, sejumlah wilayah di Kecamatan Semidangani dan Kecamatan Pangandonan juga terdampak, namun detailnya masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Kondisi mutakhir yang dilaporkan oleh Tim BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu per Senin (18/10) pukul 03.00 WIB, banjir terpantau berangsur-angsur surut namun hujan masih turun dengan intensitas sedang.

"Dalam rangka percepatan penanganan banjir, BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu berkoordinasi dengan lintas instansi terkait dan melakukan kaji cepat," lanjut dia.

Baca juga: 120 Rumah di Dua Kecamatan Terdampak Banjir Padang Panjang, Sumbar

Beberapa personel berikut peralatan dan logistik juga diturunkan guna memenuhi kebutuhan warga terdampak dan membantu proses evakuasi.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi prakiraan cuaca yang menyebut bahwa Provinsi Sulawesi Selatan masih berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga Selasa (19/10).

Merujuk pada monitoring prakiraan cuaca dari BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta seluruh pemangku kebijakan yang ada di daerah agar senantiasa melakukan upaya mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam rangka menghadapi adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/ I.C.Senjaya

Museum Nyah Lasem, Potret Rumah Gaya Gladhak Jawa

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 06 Desember 2021, 12:37 WIB
Museum Nyah Lasem didedikasikan mengingat kembali kehidupan nyonyah-nyonyah dan keluarga keturunan Tionghoa di rumah kuno...
MI/Denny Susanto

Banjir Mulai Landa Bagian Hilir Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Senin 06 Desember 2021, 11:45 WIB
Selain akibat tingginya curah hujan dan turunnya luapan banjir dari bagian hulu, kondisi air pasang menyebabkan terjadinya...
MI/Dok BNPB

Kepala BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru Melalui Udara

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 11:37 WIB
Kepala BNPB melihat langsung dampak dari kejadian bencana awan panas guguran Gunung Semeru setelah helikopter terbang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya