Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PUNCAK musim kemarau mengakibatkan 26 desa di 8 kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur mengalami krisis air bersih. BPBD setempat terus melakukan droping air bersih bagi desa yang mengalami kekeringan.
Kalaksa BPBD Tuban, Yudi Irwanto menjelaskan, puncak musim kemarau terjadi sejak akhir September lalu. "Setelah dilakukan assessment dari BPBD, diketahui terdapat 8 kecamatan, 26 desa, dan 46 dusun yabg mengalami kekeringan. Dari laporan Camat dan Kades, kita saring mana yang benar-benar membutuhkan bantuan air bersih," jelasnya, Jumat (15/10).
Adapun delapan kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Semanding, Grabagan, Rengel, Soko, Parengan, Montong, Jatirogo, dan Kenduruan. Menurut dia, delapan kecamatan itu yang harus segera mendapatkan distribusi air.
Meski demikian, kata Yudi, jumlah wilayah kecamatan ini berpotensi bertambah bila ada laporan permintaan air bersih dari kecamatan terdampak. "Karena awal musim hujan diprediksi terjadi di awal November, potensi bertambah pasti akan ada," tambahnya.
Yudi mengatakan, pendistribusian air telah dimulai sejak 13 Oktober dengan sasaran empat kecamatan. Yakni, di Desa Jadi Kecamatan Semanding, Desa Tanggulangin Kecamatan Montong, Desa Pacing Kecamatan Parengan, dan Desa Jlodro Kecamatan Kenduruan. "Masing-masing desa kita droping tiga tangki air," ujarnya.
Dalam beberapa hari ini, lanjutnya, distribusi air juga dilakukan di Desa Ngandong dan Desa Gesikan Kecamatan Grabagan, Desa Sumurgung Montong serta Desa Selogabus, Brangkal, dan Kumpulrejo Kecamatan Parengan.
BPBD juga tidak membatasi bagi desa yang membutuhkan air bersih. "Kita tidak membatasi, selama membutuhkan, dan sudah masuk dalam syarat assessment kita, kita akan droping air," pungkasnya. (OL-15)
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved