Rabu 13 Oktober 2021, 16:40 WIB

Warga Abai Prokes, Empat Kelurahan di Kota Kupang Kembali Jadi Zona Kuning

Palce Amalo | Nusantara
Warga Abai Prokes, Empat Kelurahan di Kota Kupang Kembali Jadi Zona Kuning

DOK MI
Ilustrasi

 

EMPAT kelurahan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu  (13/10) naik status menjadi zona kuning dari sebelumnya zona hijau atau nol kasus covid-19. Saat ini di empat kelurahan itu yakni Kuanino, Naikolan, Nunbaun Sabu dan Nunleu terdapat masing-masing satu kasus.

Dinas Kesehatan langsung melakukan penanganan agar kasus tidak bertambah banyak. Hal ini menandakan penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat mulai longgar. Warga mulai abai terhadap prokes lantaran kasus covid-19 di Kota Kupang mengalami penurunan sejak September 2021.

Laporan Sebaran Covid-19 Kota Kupang yang diterbitkan Dinas Kesehatan Kota Kupang menyebutkan terjadi tambahan 14 kasus baru, atau meningkat dari sehari sebelumnya satu kasus baru. Sedangkan, kasus aktif tercatat 88 orang, dan spesimen swab yang belum diperiksa di laboratorium sebanyak 194 sampel.

Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man membenarkan ada kelurahan yang sudah jadi zona hijau tetapi naik lagi ke zona kuning, bahkan zona oranye. "Masyarakat seakan mulai merasa covid-19 sudah hilang, jika  polanya terus seperti ini, kita rasakan nanti angka positif bisa naik kembali," katanya.

Sesuai pantauan, di tempat umum di Kota Kupang, banyak warga yang mulai mengabaikan protokol kesehatan seperti terlihat di pasar tradisional dan terminal.

Untuk mencegah penyebaran covid-19 kembali melonjak, Satpol PP Kota Kupang ditugaskan untuk menggelar patroli rutin di berbagai tempat  konsentrasi warga terutama di taman kota yang mengabaikan protokol kesehatan.

Menurutnya, warga yang menggelar pesta, dan tidak mengabaikan prokes akan dibubarkan. Hermanus juga minta warga mengikuti aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah yakni boleh menggelar pesta dengan prokes ketat, namun dilarang makan di tempat pesta tersebut. Sebaliknya, tuan pesta menyediakan makanan yang akan dibawa pulang para tamu dan undangan.  (OL-15)

Baca Juga

MUI/Depi Gunawan

Awas, Jalur Wisata Lembang Rawan Longsor

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:37 WIB
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Jawa Barat mengeluarkan peringatan bahaya cuaca ekstrem di kawasan Lembang,...
MI/Dwi Apriani

Pemkot Palembang Optimistis Capai 100 Persen Vaksinasi Pada Akhir Tahun

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:31 WIB
WAKIL Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, Rabu (27/10) meninjau vaksinasi yang digagas Pramuka Palembang berkerja sama dengan Pemkot...
MI/Dwi Apriani

Pemkab Muba Minta Tambahan Kuota Gas Elpiji 3 Kg

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:06 WIB
Pemkab Muba telah surati Pertamina dan Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan untuk memberitakan tambahan kuota gas LPG 3 kg melalui Dinas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya