Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Vaksinasi Rendah, Lampung Perlu Percepatan

Cri Canon Ria Dewi
05/10/2021 20:55
Vaksinasi Rendah, Lampung Perlu Percepatan
Rapat Asistensi dan Supervisi oleh Kepala Korp Binmas Polri Irjen Suwondo Nainggalon dengan Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugianto(DOK/Bid Humas Polda Lampung)

PERCEPATAN vaksinasi covid-19 di Lampung perlu dilakukan karena secara nasional masih sangat rendah.

Hal itu terungkap dalam Rapat Asistensi dan Supervisi Mabes Polri yang dilakukan Kepala Korp Binmas Polri Irjen Suwondo Nainggalon dengan Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno dan jajarannya, lewat konferensi video, Selasa (5/10).

Suwondo mengatakan Lampung secara Nasional berada di tingkat paling rendah jumlah warga yang telah divaksinasi. Sampai 3 Oktober, untuk dosis pertama baru menjangkau 22,77% dari target dan dosis kedua 11,65%.

"Jadi kita akan mengutamakan masalah ini dan akan melaksanakan percepatan di Lampung," tegasnya.

Saat ini, jumlah vaksin yang belum digunakan di Lampung mencapai 1.026.354 dosis. Di antaranya berada di dinas kesehatan dan puskesmas sebanyak 60.469 Dosis, jajaran Polda Lampung  91.634 Dosis, rumah sakit (RSUD, TNI, dan Swasta) 381.338 dosis, dan stok penyangga 492.804 dosis.

Suwondo mengakui ada beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya vaksinasi di Lampung. Pertama, manajemen vaksinasi.

Akibatnya, jumlah tim vaksinator di beberapa wilayah masih kurang, koordinasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan masih rendah dan fungsi puskesmas sebagai sentra vaksin belum dimaksimalkan.

Kedua, sisa dosis vaksin sebanyak 1.026.354 dosis belum terpakai dan dikhawatirkan akan kedaluwarsa. Selain itu sebanyak 874.142 dosis yang tersimpan di instalasi farmasi dan kalibrasi alat kesehatan belum termanfaatkan, dan Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik belum diaplikasikan secara menyeluruh pada fasilitas kesehatan penerima vaksin.

"Ada beberapa langkah yang harus kita tindak lanjuti dalam percepatan vaksinasi. Antara lain, menetapkan target harian jumlah dosis yang akan dicapai dalam waktu 74 hari (6 Oktober-31 Desember) per kabupaten dan kota, menentukan kebutuhan tambahan Tim Vaksinator kabupaten dan kota, fasilitasi kekurangan sarana dan prasarana vaksinasi,  menyempurnakan manajemen vaksinasi, membenahi manajemen mobilisasi massa, meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam kegiatan vaksinasi dan menyelenggarakan pelatihan aplikasi SMILE," jelas Suwondo.

Pada kesempatan itu, Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengimbau warga untuk berperan aktif dalam kegiatan vaksinasi massal. "Khusus di Kota Bandar Lampung, Polda melalui bidang kedokteran dan kesehatan, memberikan fasilitas vaksin secara gratis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dan Graha Wangsa. Silakan warga mengajak keluarga dan kerabat, untuk divaksin. Gerai vaksin dibuka sesuai jam kerja yaitu pada pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 15.30 WIB," tandas Hendro. (N-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : NUSANTARA
Berita Lainnya