Senin 04 Oktober 2021, 13:10 WIB

Operasi Pengejaran DPO Teroris Poso Diperpanjang

Taufan SP Bustan | Nusantara
Operasi Pengejaran DPO Teroris Poso Diperpanjang

MI/Taufan SP Bustan
Polisi tengah menunjukkan poster keempat wajah terduga teroris di Poso

 

OPERASI pengejaran untuk menangkap hidup atau pun mati empat DPO
kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso,
Sulawesi Tengah, kembali diperpanjang hingga tiga bulan ke depan.  

Kabid Humas Polda Sulteng, Komisaris Besar Didik Supranoto mengatakan,
perpanjangan operasi dengan sandi Madago Raya itu dimulai 1 Oktober
hingga 31 Desember 2021.  

"Operasi dilaksanakan setiap tiga bulan. Kini telah memasuki tahap ke
empat pada 2021, sehingga diperpanjang dari Oktober hingga Desember mendatang," terangnya, Senin (4/10).

Menurut Didik, dalam perpanjangan operasi tidak ada penambahan personel
dari TNI maupun Polri. "Belum ada penambahan personel," ungkapnya.  

Didik menjelaskan, bahwa jumlah pasukan yang diturunkan dalam operasi
itu masih sekitar 1.500 orang. "Jumlah itu gabungan personel TNI dan
Polri," tegasnya.  

Didik menyebutkan, satgas yang sudah terbagi beberapa kelompok masih
terus melakukan tugas dan fungsinya untuk menanggulangi permasalahan
terorisme yang terjadi di wilayah operasi mulai dari Poso, Parigi
Moutong, dan Sigi.

"Satgas bertugas sesuai jobnya. Tim Kejar melakukan pengejaran terhadap
sisa empat DPO. Kemudian Tim Sekat, melakukan penyekatan agar mereka
tidak bisa turun dan simpatisan tidak bisa naik memberikan bantuan,"
paparnya.  

Sementara, tim lainnya, tambah Didik, terus memberikan edukasi kepada
masyarakat agar tidak terpengaruh dengan ajakan untuk melakukan tindak
radikalisme.

"Jadi semua tim yang dibentuk bergerak sesuai dengan tugasnya
masing-masing," pungkasnya.  

Sampai saat ini masih ada empat orang sisa DPO MIT yang diburu pasca
tewasnya Ali Kalora dan Jaka Ramadhan.  

Empat DPO itu adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias
Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias
Hasan Pranata.

TNI dan Polri mengajak ke empat DPO untuk segera menyerahkan diri dan
mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (N-2)

Baca Juga

DOK MI.

26 Orang Hilang setelah Feri Tenggelam di Selat Makassar

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 17:05 WIB
Pekan lalu, feri yang membawa lebih dari 800 orang kandas di perairan dangkal di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan terjebak selama dua hari...
Ist

Masyarakat Aceh Kian Butuh Perawatan Wajah dan Tubuh

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:57 WIB
Plasthetic Clinic Banda Aceh juga menjadi satu-satunya klinik bedah plastik pertama di...
 ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Penziarah Silih Berganti Datangi Makam Buya Syafii Ma'arif

👤Ahmad Mustaqim 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:45 WIB
Pengurus makam setempat menyebut kedatangan peziaran itu ada sejak almarhum selesai dikebumikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya