Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KECELAKAAN kembali terjadi di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi tepatnya di
Kampung Pajagan, Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (28/9) sekitar pukul 18.18 WIB. Truk bermuatan minuman botol menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor.
Saksi di lokasi kejadian menyatakan, kecelakaan bermula saat truk terlihat melaju dari arah Sukabumi menuju ke Cianjur. Diduga
sopir tak bisa mengendalikan laju kendaraan.
Di jalanan yang lurus dan menurun, truk kemudian menabrak 4 mobil sekaligus yang berada di depannya. Saking kerasnya benturan, satu dari 4 mobil yang tertabrak sempat terlempar hingga terjepit di sela pepohonan dan rumah warga.
Seusai menabrak mobil, truk juga menghantam pengendara sepeda motor yang sedang melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi. Pengendara
sepeda motor yang diketahui seorang perempuan, meninggal dunia.
"Mungkin rem blong. Truk yang dari arah Sukabumi melaju kencang hingga
menabrak 4 mobil di depannya," kata Dedi Suhendi, 47, warga setempat,
Selasa malam.
Selain kendaraan, empat bangunan rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, juga mengalami kerusakan. Menurut Dedi setidaknya terdapat 4 rumah yang rusak.
"Kalau yang meninggal dunia informasinya dua orang. Salah satunya
pengendara sepeda motor yang tertabrak truk," ungkapnya.
Akibat kecelakaan beruntun itu, arus kendaraan dari arah Cianjur menuju ke Sukabumi maupun sebaliknya tersendat. Pasalnya, badan truk melintang di badan jalan sehingga menimbulkan antrean kendaraan.
"Hal pertama yang dilakukan mengevakuasi korban. Ada yang dibawa ke rumah sakit di Cianjur, ada juga ke rumah sakit di Sukabumi," kata Kapolres Cianjur, Ajun Komisaris Besar Doni Hermawan, kepada wartawan di lokasi kejadian.
Dua orang korban meninggal dunia dan beberapa korban lainnya mengalami luka. Korban belum diidentifikasi karena masih dalam pendataan.
"Masih kami data," ucap Doni.
Doni belum bisa memastikan penyebab kecelakaan. Saat ini sedang fokus
penanganan korban dan evakuasi badan truk agar tidak menghambat laju
kendaraan dari arah Sukabumi maupun Cianjur.
"Kita sedang memindahkan dulu badan truk agar arus kendaraan tidak
tersendat. Kami juga lakukan pengalihan arus kendaraan ke Cianjur maupun Sukabumi agar tidak terjadi kemacetan panjang," pungkasnya. (N-2)
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved