Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PEMBELAJARAN tatap muka (PTM) terbatas di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sudah dimulai sejak pekan lalu. Pelaksanaan PTM mengacu pada kasus covid-19 yang terus menunjukkan penurunan.
Untuk membangkitkan semangat dan motivasi belajar para siswa karena
kebanyakan dari mereka sudah jenuh mengerjakan pembelajaran via daring dari rumah, seorang warga berinisiatif membagikan buku serta alat tulis kepada para siswa SD di wilayah Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang.
Berbeda dari biasanya, pembagian buku dan alat tulis yang dilakukan warga bernama Herti Rutiana ini memakai replika kostum unik yang dibuat dengan memanfaatkan barang bekas.
Herti menyulap dirinya menjadi karakter robot yang digemari anak-anak.
"Saya menerima 100 paket berbagai alat tulis dan masker hasil dari
sumbangan donatur. Hari ini, alat tulis ini kami bagikan kepada siswa SD di sekitar Desa Jayagiri agar mereka lebih semangat lagi bersekolah," katanya, Senin (26/9).
Satu persatu siswa dihampiri oleh Herti untuk diberi satu paket alat
tulis sembari menyemangati dan memberikan petuah pentingnya menjaga
protokol kesehatan. Ia juga berpesan kepada anak-anak agar tetap memakai masker pada saat di sekolah.
"Saya ingin mengedukasi dan mewujudkan anak-anak yang tangguh, sehat dan kuat di masa akan datang. Kepada orangtuanya juga saya berpesan supaya anak mereka selalu pakai masker, jaga jarak dan rutin cuci tangan," ujarnya.
Herti menuturkan, dirinya bersama Satuan Tugas Covid-19 Desa Jayagiri sudah lama mengedukasi warga agar menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar, namun dengan cara berbeda yaitu menggunakan replika kostum robot.
"Karena kedekatan saya dengan anak-anak, sosialisasi protokol kesehatan
yang saya lakukan berbeda dari yang lain supaya mereka mengerti dan paham dalam menerapkan prokes di kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Seorang siswa, Muhammad Dani, 7, mengaku menerima paket alat tulis beserta masker gratis. Dia dan anak-anak lainnya nampak senang ketika bisa kembali belajar di sekolah.
"Tadi dapat pensil, pulpen, buku sama masker. Sekarang sudah mulai sekolah lagi, bisa ketemu teman-teman, main," ucap Dani.
Orangtua siswa mengharapkan, PTM terus berlanjut dan tidak dihentikan di tengah jalan karena selama pembelajaran di rumah, anak sulit diatur. Orangtua juga harus mengeluarkan biaya ekstra untuk kuota.
"Di rumah susah belajar, kadang anak suka berleha-leha. Pokoknya minta PTM jalan terus," kata Lisna, orangtua siswa.
Sebagai tindakan mencegah agar tak tertular covid-19, Lisna selalu
mengingatkan anaknya agar selalu mengganti masker, cuci tangan dan membawa hand sanitizer ke sekolah.
"Alhamdulillah bisa tenang, khawatir ada tapi sudah diantisipasi. Setiap pulang sekolah, baju seragam diganti dan langsung dicuci," tambah Lisna. (N-2)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pemerintah daerah mengambil langkah serius untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa.
Kondisi jembatan yang diperlihatkan dalam video tersebut sangat memprihatikan. Jembatan gantung itu sudah rusak parah dengan kondisi besi patah, papan hilang, dan tali pengikat kendor.
Diduga pelaku berkomunikasi dengan jaringan pengedar untuk transaksi maupun konsumsi.
KEKHAWATIRAN ini dilontarkan Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Mendikdasmen sempat melarang siswa bermain game Roblox karena permainan itu dinilai mengandung kekerasan.
Kasus kematian tragis Zara Qairina Mahathir, pelajar berusia 13 tahun dari SMKA Tun Datu Mustapha, Sabah, Malaysia, telah mengguncang perhatian publik.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) dilaksanakan secara gratis.
Penyerahan bantuan dilakukan di sela kegiatan Jalan Sehat Anti Mager Sulsel yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 di Lapangan Parang
Satu hari pasca bencana Gubernur sudah menginstruksikan bahwa semua biaya pelayanan kesehatan para korban seluruhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
Selain itu, Wakapolda juga menegaskan bahwa Polda Jawa Tengah akan terus mengikuti perkembangan mitigasi bencana tersebut.
Kematian Muhannad menambah daftar korban dari metode pengiriman bantuan melalui udara.
Bantuan yang disalurkan sebesar Rp99.458.850 dan diperuntukan bagi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) di Kabupaten Ciamis.
Adapun bantuan yang sudah disalurkan yakni, 30 paket kebutuhan keluarga (family kit), 30 paket kebutuhan anak, beras ukuran 20 kilogram (kg) sebanyak tiga karung,
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved