Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Pemerintah RI menargetkan pembangunan 3,4 juta sambungan rumah jaringan gas dengan skema APBN dan non APBN, tahun ini. Pembangunan jargas yang masif, itu, bertujuan menghemat subsidi elpiji dan
pengurangan defisit neraca perdagangan migas.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Perencanaan dan Pengadaan
Infrastruktur Migas, Sugiharto saat konsultasi publik studi pendahuluan
jaringan gas bumi untuk rumah tangga melalui skema Kerjasama Pemerintah
dengan Badan Usaha (KPBU) di sebuah hotel di Lamongan, Jawa Timur.
Menurut dia, target pemerintah 3.489.555 sambungan rumah dengan skema pembiayaan melalui APBN dan Non-APBN. Pembiayaan non APBN menggunakan dana skema Kerja sama pemerintah dan Badan Usaha, juga BUMN.
"Pembangunan jargas dengan skema KPBU ini diharapkan dapat meningkatkan
pembangunan jargas yang semakin masif," ungkap Sugiharto.
Dengan cara itu, lanjut dia, tujuan penghematan subsidi elpiji dan pengurangan defisit neraca perdagangan migas, serta target jargas sebanyak 4 juta SR dapat tercapai.
"Proses konsultasi ini untuk menguatkan transparansi, efisiensi,
akuntabilitas, dan efektivitas KPBU dalam rangka mendiskusikan penjabaran pembangunan jargas," terang Sugiharto.
Di Lamongan, Jargas mulai masuk pada 2019, dengan 4 ribu SR telah
dipasang. Saat ini 5.935 SR sedang dalam masa konstruksi.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi progres pembangunan
Jargas di wilayahnya. "Dengan konsultasi ini peserta maupun warga dapat memberikan masukan dan saran terkait pengembangan jargas."
Ia mengakui jargas memiliki nilai lebih dibanding elpiji. Gas bumi ini memiliki kelebihan karena lebih bersih, lebih efisien, lebih aman, murah, dan mampu mengurangi beban negara. (N-2)
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
Gagasan besar Pemerintahan Prabowo melalui Kementerian PKP adalah untuk mengakselerasi pemenuhan kebutuhan rumah layak huni terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pemprov Kalimantan Timur membebaskan seluruh biaya administrasi pembelian rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Selain itu, penjualan rumah tipe besar terkontraksi sebesar 14,95% (yoy), lebih dalam dari triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 11,69%(yoy).
Fahri memastikan dana yang pembangunan 1 juta unit tersebut ada dan banyak karena ada unsur bisnis bahkan saat mendaftar dan mengantre sehingga pola keuangannya akan sangat banyak.
MENJADIKAN Karawang, Jawa Barat, bukan hanya sebagai destinasi industri, melainkan juga sebagai masa depan hunian premium di timur Jakarta.
Seluruh infrastruktur yang dibangun ini dapat melayani hingga 12.900 pelanggan.
Selain proyek pipanisasi, PGN juga menargetkan 200.000 sambungan rumah tangga untuk jaringan gas (jargas) tahun ini.
PT Pertamina berkomitmen terus memperkuat pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk mendorong percepatan transisi energi.
PGN sebagai Subholding Gas Pertamina melakukan penandatanganan MoU dengan PT MRT Jakarta terkait rencana perluasan pemanfaatan jaringan gas kota di sepanjang jalur TOD MRT DKI Jakarta.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah akan menggandeng pihak swasta untuk mengembangkan jaringan gas dalam kota.
PGN menganggarkan pembangunan 550 ribu sambungan jaringan gas rumah tangga pada 2023 dari capital expenditure internal dan swasta.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved